BALIKPAPAN – Manajemen Persiba Balikpapan punya komitmen yang tegas dalam hal kolaborasi. Mereka menegaskan terus membuka ruang kolaborasi ini dengan seluruh elemen masyarakat Kota Balikpapan. Mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat luas.
CEO Persiba Riyandi Ramadhana Putra dalam rilis media yang diterima menjelaskan, klub ini tidak hanya berperan sebagai tim sepak bola profesional. Tetapi juga sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Balikpapan. “Karenanya, manajemen berkomitmen membangun sinergi yang lebih kuat agar Persiba hadir sebagai gerakan kota (city movement) yang lahir dari rasa memiliki bersama,” ujarnya.
Baca Juga: Lagi-lagi Sabda, Gol Penyelamat Bawa Kemenangan buat Persiba Balikpapan
Sebagai langkah nyata, lanjut Riyandi, tim berjuluk Beruang Madu ini telah menyiapkan berbagai bentuk kolaborasi. Termasuk bersama suporter melalui kanal resmi penjualan tiket dan rencana pengembangan merchandise klub. Dia menambahkan, manajemen juga mendorong kreativitas suporter dalam menghadirkan aktivitas di area stadion. Dengan begitu, atmosfer pertandingan semakin semarak dan menjadi pengalaman kebanggaan bagi masyarakat.
Baca Juga: Hasil Persiba Balikpapan vs Persipal 3-2 : Beruang Madu Comeback Epik di Stadion Batakan
Ia juga menekankan, manajemen percaya bahwa tim Persiba dapat berperan sebagai motor penggerak. Yang akan memberi manfaat luas bagi Balikpapan, bukan hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga sektor ekonomi, sosial, dan budaya. “Dukungan serta kolaborasi dari seluruh pihak akan menjadi kunci bagi Persiba untuk terus berkembang. Serta, tampil kompetitif dan membawa nama baik kota,” tambah dia.
Terakhir, kata dia, pihak manajemen juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Balikpapan, yang terus memberi dukungan tulus. Baik dengan hadir langsung di stadion, maupun melalui pembelian merchandise resmi klub. “Bentuk dukungan inilah yang menjadi energi utama bagi Persiba untuk melangkah maju dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik bagi Balikpapan,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki