KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro berharap seluruh personel lantas dapat memberikan pelayanan profesional, humanis dan komunikatif kepada masyarakat. Sebab mereka kerap interaksi langsung dengan masyarakat, sehingga jadi garda terdepan.
“Fungsi lalu lintas adalah etalase kepolisian,” terang jenderal bintang dua ini saat membuka rakernis fungsi lalu lintas, Rabu (8/10/2025).
Selain itu, kapolda menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam penegakan hukum lalu lintas, di antaranya melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Sistem ini, menurutnya, mampu menciptakan proses penindakan yang lebih transparan, efisien, dan mengurangi potensi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.
“Dengan penerapan ETLE, kita ingin menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas berbasis kesadaran masyarakat, bukan karena takut ditilang,” ujar kapolda bersama Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Rifki.
Dalam pelaksanaan tugas, Ditlantas Polda Kaltim terus menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pendapatan Daerah, dan instansi terkait lainnya.
“Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.,” urainya. Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran lalu lintas lima polres yang telah menunjukkan kinerja terbaik.
Penghargaan diberikan pada Sat Lantas Polresta Samarinda atas prestasi sebagai Juara 1 Lomba Film Pendek dan Juara 2 Penilaian IRSMS Tingkat Nasional. Urutan dua Satlantas Polres Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, dan Satlantas Polresta Balikpapan.
Melalui rakernis ini, diharapkan seluruh jajaran lalu lintas di jajaran Polda Kaltim semakin solid, inovatif, dan konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kaltim. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo