BALIKPAPAN – Atas inisiatif bersama BLKI (Balai Latihan Kerja Industri) Balikpapan, serta dukungan penuh dari P4S Cahaya Agrikultur, RT 37 Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan mendapatkan pelatihan pembudidayaan jamur tiram.
Kegiatan ini merupakan satu dari beberapa kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk masyarakat dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Ketua RT 37 Kelurahan Gunung Bahagia Noor Mansyah mengatakan pelatihan ini merupakan awal untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang diharapkan berdampak langsung kepada masyarakat.
"Alhamdulillah kami dapat menyelenggarakan pelatihan pembudidayaan jamur tiram untuk warga di lingkungan RT 37, ini bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi merupakan peningkatan SDM warga kami," ujarnya yang juga sebagai Ketua Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya P4S Cahaya Agrikultur.
Dengan lokasi pelatihan yang diadakan langsung di lingkungan RT 37, Ia berharap dampaknya lebih terasa dan memudahkan partisipasi warga. Antusiasme warga juga tinggi. Diikuti 16 orang peserta. Materi yang diajarkan pun komprehensif.
Tidak hanya mengajarkan cara membuat baglog atau menanam jamur saja, tetapi dimulai dari pembekalan softskill, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bidang pertanian, hingga tahap pembuatan produk olahan dari jamur tiram.
“Jamur tiram adalah komoditas yang segar dan memiliki masa simpan terbatas. Karena produk olahan ini akan sangat membantu dalam pemasaran," ungkapnya.
Noor Mansyah berharap pelatihan ini menjadi bekal warga RT 37 tidak hanya mampu meningkatkan perekonomian keluarga mereka masing-masing, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang dapat disalurkan kepada tetangga dan masyarakat lainnya yang lebih luas.
"Kemandirian warga juga akan terbentuk. Dengan semangat gotong royong dan ilmu yang memadai, kami yakin warga RT 37 bisa menciptakan peluang usahanya sendiri dan secara kolektif membantu pemerintah dalam upaya pengentasan pengangguran serta penguatan ekonomi kerakyatan,"pungkas Noor Mansyah. (*)
Editor : Sukri Sikki