Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gotong Royong Warga Muara Rapak: Bersihkan Reruntuhan Rumah Roboh Pascabencana

Supriyono Lupus • Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:19 WIB

eterlibatan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dalam kegiatan kerja bakti pembersihan reruntuhan rumah roboh di RT 60, Kelurahan Muara Rapak.
eterlibatan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dalam kegiatan kerja bakti pembersihan reruntuhan rumah roboh di RT 60, Kelurahan Muara Rapak.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Di tengah sisa hujan semalam dan bau tanah basah yang masih terasa, semangat gotong royong kembali tumbuh di lingkungan RT 60, Kelurahan Muara Rapak. Warga berbaur bersama petugas berseragam, menyingkirkan kayu dan puing rumah yang berserakan.

Minggu pagi (26/10/2025) itu, suara alat berat berpadu dengan obrolan ringan warga. Di antara reruntuhan, kebersamaan justru menjadi pemandangan yang menenangkan setelah hari-hari penuh duka.

Baca Juga: Dalami Penyebab Kobaran Api, Ini yang Dilakukan Polisi

Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi pada Rabu (22/10), kegiatan kerja bakti ini digelar untuk membersihkan reruntuhan rumah roboh akibat bencana. Aksi tersebut dimulai pukul 10.00 dan berlangsung hingga jelang siang.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan banyak pihak. Dari BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial, hingga aparat kecamatan dan kelurahan turut bergabung. Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga tampak aktif membantu warga memindahkan sisa material bangunan.

Tak hanya itu, perwakilan dari LPM, Katana, FKPM, Pertamina RU V, serta para relawan dan masyarakat sekitar ikut turun tangan. Semua bersatu dalam satu tujuan: mempercepat pemulihan lingkungan.

Lurah Muara Rapak, Bima Wibisono, menyebut kerja bakti ini sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menangani dampak rumah roboh.

“Selain mempercepat pembersihan puing, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara warga dan instansi dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Bima menuturkan, dalam peristiwa tersebut terdapat satu korban meninggal dunia, sementara dua anak masih menjalani perawatan. Mereka kini telah didampingi agar mendapatkan program BPJS Kesehatan aktif sehingga biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya.

“Pemulihan psikologis juga akan dilakukan bagi anak-anak korban untuk mengatasi trauma, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial,” tambahnya.

Selain perhatian dari kelurahan, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo turut memberikan bantuan langsung kepada para korban.

Upaya mitigasi kebencanaan pun terus digalakkan. Melalui ketua RT, warga diimbau lebih waspada terhadap potensi bencana di wilayah masing-masing, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Tim Gabungan Sisir Parkir Liar di MT Haryono, Fokus Kawasan KTL

“Masyarakat diharapkan memperhatikan saluran drainase dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama saat hujan deras agar tidak terjadi penyumbatan yang memicu banjir,” ungkap Bima.

Ia menambahkan, edukasi kebencanaan juga rutin diberikan melalui pelatihan kader tangguh bencana demi meningkatkan kesiapsiagaan warga.

“Mari kita jaga lingkungan bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#muara rapak #reruntuhan #pascabencana #kebersamaan #rumah roboh