KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melakukan revitalisasi sejumlah sumur untuk menambah suplai air baku. Seperti sumur bor Telaga Sari untuk menyuplai IPA Gunung Sari.
Program revitalisasi sumur untuk menghidupkan kembali sumur bor yang sudah tidak aktif. Direktur Operasional PTMB Ali Rachman mengatakan, sumur bor Telaga Sari tercatat memiliki kapasitas 20–30 liter per detik saat uji coba.
“Namun karena ada penyesuaian frekuensi, saat ini pemanfaatan maksimal masih 18–20 liter per detik,” ucapnya. Kini dengan adanya revitalisasi tersebut turut meningkatkan kapasitas IPA Gunung Sari.
Ali menyebutkan, revitalisasi akan paling terasa di wilayah pelayanan Gunung Sari dan sekitarnya. “Ini dapat mengurangi tekanan air rendah yang sering dikeluhkan masyarakat,” sebutnya.
Sebelum revitalisasi kapasitas IPA Gunung Sari sekitar 120 liter per detik. “Sekarang sudah menjadi 140 liter per detik,” imbuhnya. Artinya ada penambahan 20 liter per detik.
Sehingga bisa membuat layanan air lebih stabil. Terutama fokus agar distribusi air bisa berjalan selama 24 jam. Pihaknya belum mengetahui apa nantinya bisa menambah sambungan baru.
“Baru langkah berikutnya apakah masih bisa buka pelanggan baru atau tidak,” ujarnya. Ali menambahkan, revitalisasi ini mendapat bantuan pendanaan dari Dinas Pekerjaan Umum Kaltim Bidang SDA.
Kemudian pekerjaan dilakukan bersama Kodam VI Mulawarman. “PTMB mengusulkan titik dan item kebutuhan. Sedangkan proses pengerjaannya berada di pihak provinsi,” sebutnya.
Dia menambahkan, ada beberapa titik sumur lain yang masuk rencana aktivasi tahun depan agar suplai air baku bisa semakin kuat. “Rencana sudah ada beberapa lokasi sumur yang akan aktif kembali,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo