Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ribuan Personel Dikerahkan Polda Kaltim untuk Siaga Potensi Bencana

M Ibrahim • Minggu, 7 Desember 2025 | 16:23 WIB
BENCANA: Polda Kaltim mengerahkan ribuan personel diperkuat TNI dan instansi terkait untuk mengantisipasi bencana.
BENCANA: Polda Kaltim mengerahkan ribuan personel diperkuat TNI dan instansi terkait untuk mengantisipasi bencana.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Polda Kaltim menyiagakan ribuan personel untuk menghadapi ancaman potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan akhir tahun.

Ada 1.682 personel mendapat penguatan sekitar 2.013 personel dari TNI dan instansi terkait dalam skema kesiapsiagaan lintas sektor. Apel gelar pasukan simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro di Dome, Balikpapan.

Endar menyebut bahwa kekuatan personel yang mereka kerahkan telah melalui proses koordinasi, pelatihan, dan pemetaan ancaman secara menyeluruh. Selain pengerahan pasukan.

“Polda Kaltim juga menyiapkan sarana pendukung seperti kendaraan khusus, dapur umum, hingga pos siaga di titik-titik rawan,” kata Endar.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda Provinsi Kaltim dan Kota Balikpapan, serta seluruh instansi yang hadir dalam apel tersebut atas sinergi yang terbangun. Sinergi ini, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan daerah menghadapi bencana.

Kapolda menegaskan bahwa bencana alam merupakan tantangan global. Berdasarkan laporan UNDRR 2025, lebih dari 124 juta jiwa terdampak bencana setiap tahun, sementara Indonesia berada di peringkat ketiga negara dengan potensi bencana tertinggi di dunia.

“Kerentanan dan kompleksitas risiko di negara kita menuntut kesiapsiagaan yang lebih kuat dan terukur,” ujarnya.

Ia juga menyinggung bencana hidrometeorologi yang baru-baru ini melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan data BNPB per 5 Desember 2025, tercatat 862 orang meninggal dunia, 56 orang hilang, serta lebih dari 2.700 orang mengalami luka-luka, plus ribuan fasilitas vital yang rusak.

“Mari kita doakan saudara-saudara kita agar diberi kekuatan, dan para petugas di lapangan dimudahkan dalam tugasnya,” pintanya.

Sementara itu, BMKG memprediksi curah hujan tinggi akan terjadi pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Ada 17 wilayah di Kaltim berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat, disertai risiko gelombang laut setinggi dua meter yang dapat memicu banjir rob di kawasan pesisir.

Endar pun menekankan bahwa setiap personel yang terjun harus bekerja dengan serius, cepat, dan penuh empati. “Kecepatan, ketepatan, empati, serta profesionalisme harus menjadi prioritas dalam setiap penanganan bencana,” harapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#musim hujan #polda kaltim #siaga #personel #potensi bencana