Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bertemu Staf Kepresidenan Bidang Energi, Wawali Singgung Serapan Tenaga Kerja Lokal hingga Pesan Perbanyak Izin SPBU

Dina Angelina • Kamis, 11 Desember 2025 | 17:02 WIB
SAMBUT HANGAT: Pemkot Balikpapan menerima kunjungan staf ahli Kantor Staf Kepresidenan Bidang Energi, Kamis (11/12).
SAMBUT HANGAT: Pemkot Balikpapan menerima kunjungan staf ahli Kantor Staf Kepresidenan Bidang Energi, Kamis (11/12).

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Langkah persiapan menuju peresmian refinery development master plan (RDMP), Pemkot Balikpapan menerima kunjungan staf ahli Kantor Staf Kepresidenan Bidang Energi, Kamis (11/12).

Rencananya Presiden Prabowo Subianto bertandang langsung ke Balikpapan untuk meresmikan RDMP pada 17 Desember 2025, maka staf ahli berkunjung terlebih dahulu untuk melihat persiapan tersebut.

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menerima kunjungan rombongan di VIP Room Balai Kota Balikpapan. Bagus menjelaskan, mereka ingin melihat bagaimana kondisi dan keadaan Balikpapan.

Sehingga proses peresmian oleh presiden bisa berjalan aman dan lancar. Termasuk beberapa akses vital Jalan Minyak yang terpantau sudah mendapat pembenahan beberapa waktu lalu.

Sementara berkaitan RDMP, Bagus turut menyinggung masalah tenaga kerja. “Ketika nanti sudah beroperasi harapannya sebagian warga Balikpapan bisa bekerja di RDMP,” katanya.

Ini sebagai bentuk penyerapan tenaga kerja lokal sesuai Perda Balikpapan Nomor 1 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan. Serta peraturan turunannya yakni Perwali Balikpapan Nomor 14 Tahun 2019.

Perusahaan wajib menyerap 60 persen tenaga kerja lokal dan 40 persen tenaga kerja luar daerah. Sehingga turut mendongkrak pergerakan ekonomi masyarakat sekitar yang terdampak RDMP.

Jika RDMP Balikpapan resmi beroperasi, Indonesia diprediksi mengalami surplus 4 juta ton solar. Apabila pemerintah menerapkan kebijakan B50 atau mencampur 50 persen soal dengan biodiesel.

Tak hanya itu, Bagus juga menyampaikan beberapa hal penting terkait bidang energi. Salah satu yang utama persoalan antrean BBM yang hingga kini belum mendapatkan solusi di Balikpapan.

“Kami meminta perbanyak izin SPBU agar tidak terjadi lagi antrean BBM di Kota Minyak,” tuturnya. Kemudian penambahan kuota LPG subsidi 3 kilogram yang sempat membuat harga melambung tinggi.

Serta perluasan proyek jaringan gas (jargas) yang berapa tahun terakhir belum mendapat tambahan. “Semoga dari kunjungan hari ini menghasilkan suatu hal positif dan mendengar kebutuhan warga Balikpapan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Kantor Staf Kepresidenan Bidang Energi #peresmian RDMP #Wawali balikpapan bagus susetyo