KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pertumbuhan penumpang maupun pergerakan pesawat kian pulih di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Khususnya dibandingkan dengan kondisi paska pandemi Covid-19.
Kondisi penumpang di Bandara SAMS Sepinggan terhitung sangat baik sebelum pandemi. Setidaknya mampu melayani penumpang sebanyak 5.429.716 orang dan 59.125 pergerakan pesawat udara.
CEO Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia Farid Indra Nugraha mengatakan, saat ini tercatat kinerja operasional Bandara SAMS Sepinggan mulai pulih kembali dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dia menyebutkan, saat ini total pergerakan orang di area terminal sekitar 20 ribu orang per hari. "Sedangkan jumlah penumpang berada kisaran 13-14 ribu orang per hari," tuturnya.
Farid menyebutkan, Balikpapan kini menjadi salah satu dari tujuh bandara andalan Angkasa Pura Indonesia. Terlebih karena bandara berkapasitas 5-10 juta penumpang ini sudah mampu mencatatkan keuntungan.
"Berdasarkan catatan internal, proyeksi keuntungan mencapai Rp 89 miliar hingga Desember 2025," sebutnya. Imbas kondisi yang semakin membaik ini, Bandara SAMS Sepinggan berhasil mengumpulkan laba.
Memasuki peak season libur Natal dan Tahun Baru, Bandara SAMS Sepinggan membuka Posko Terpadu Angkuta Udara mulai 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
"Proyeksi pergerakan penumpang pada periode Nataru ini diperkirakan mencapai sekitar 93 persen dibandingkan kondisi sebelum pandemi," sebutnya. Itu dibanding dengan pertumbuhan tahun sebelumnya.
Pembukaan posko di Balikpapan lebih awal dibandingkan posko nasional sebagai bentuk kesiapan kami," ujarnya. Ini mendukung kelancaran arus transportasi udara dari dan menuju Balikpapan.
Posko terpadu melibatkan tim internal dan stakeholder terkait. Sehingga mampu meningkatkan pelayanan dan koordinasi arus penumpang selama periode Nataru. (*)
Editor : Ismet Rifani