Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Efek IKN dan RDMP, Balikpapan Masuk Daerah Prioritas Distribusi Pangan Stok Aman hingga Januari

Dina Angelina • Selasa, 16 Desember 2025 | 14:34 WIB

Stok kebutuhan pangan di Pasar Klandasan Balikpapan terpantau aman. (ANGGI PRADITHA/KP)
Stok kebutuhan pangan di Pasar Klandasan Balikpapan terpantau aman. (ANGGI PRADITHA/KP)

BALIKPAPAN - Meski beberapa daerah di Tanah Air mengalami cuaca buruk dan gagal panen. Dinas Perdagangan Balikpapan memastikan ketersediaan pangan selama libur Natal dan Tahun Baru tetap aman. 

Itu karena Balikpapan merupakan salah satu kota kunci daerah distribusi pangan. Kepala Dinas Perdagangan Haemusri Umar mengatakan, Balikpapan memiliki posisi sangat strategis. 

Terlebih banyak kegiatan atau event nasional yang memilih tuan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur. “Ada proyek strategis nasional yakni IKN dan RDMP,” sebutnya.

Sehingga pemerintah pusat memilih Kalimantan Timur sebagai prioritas. Tentu distribusi melalui Balikpapan dan berlanjut ke daerah sekitarnya. “Kami bersyukur karena posisi ini stok pangan relatif aman,” imbuhnya.

Baca Juga: Bandara Nusantara Bakal Jadi Bandara Komersil, Angkasa Pura Tegaskan Siap Kelola Jika Diminta

Namun masalahnya tinggal persoalan harga yang menjadi mahal. Dia memberi contoh komoditas beras yang telah diatur dengan harga eceran tertinggi (HET). Baik beras premium maupun medium. 

Sebagai informasi, HET beras medium Rp 14.000 per kilogram dan beras premium Rp 15.400 per kilogram. "Rata-rata orang Balikpapan konsumsi beras premium," jelasnya.

Sementara karakter di Balikpapan yang penting barang tersedia. Berapapun harganya dibeli. Padahal tuntutan pemerintah bagaimana para distributor harus mengikuti peraturan pemerintah.

Baca Juga: Gara-Gara Ini, Pertumbuhan Penumpang Selama Libur Nataru Hanya 1 Persen di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan

“Mulai pasar retail, pasar rakyat atau tradisional harus menjual sesuai HET,” tuturnya. Berdasarkan laporan dari Bulog, ketersediaan beras di gudang masih aman dengan stok hingga 2.800 ton. 

“Ini untuk pemanfaatan selama Desember dan Januari,” ucapnya. Teknisnya ada dua pola distribusi. Baik dari pemerintah sendiri atau distributor yang bekerja sama dengan pasar-pasar retail. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#ketersediaan pangan #IKN #rdmp #DINAS PERDAGANGAN BALIKPAPAN #nataru #balikpapan