Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Interport Bantu Keberlangsungan Profesi Nelayan Kariangau, Beri Stimulan 9 Unit Mesin dan 5 Unit Sampan

Dina Angelina • Kamis, 18 Desember 2025 | 17:59 WIB

 

BANTUAN: Interport menyerahkan bantuan 9 unit mesin dan 5 kapal untuk nelayan di KUB Sumber Bahagia 1.(DINA ANGELINA/KP)
BANTUAN: Interport menyerahkan bantuan 9 unit mesin dan 5 kapal untuk nelayan di KUB Sumber Bahagia 1.(DINA ANGELINA/KP)

BALIKPAPAN - Interport Mandiri Utama memberikan bantuan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sumber Bahagia 1. Mereka adalah nelayan yang berada di RT 03 Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat.

Kegiatan bertajuk ‘Bersama Interport, Nelayan Sejahtera’ berlangsung pada Kamis (18/12). Berlokasi di Kampung Nelayan Berdasi. Selain berprofesi nelayan, mereka juga mengelola usaha pemancingan tersebut.

Daerah ini juga lama dikenal sebagai Desa Solok Oseng yang berada di pesisir Teluk Balikpapan. Harapannya dengan pemberian stimulan ini nantinya nelayan dapat meraih hasil laut yang lebih baik.

General Manager Operation Interport Iman Surya Nugraha mengatakan, bantuan diberikan dalam bentuk perahu nelayan dan mesin. Bagian dari program corporate social responsibility (CSR) yang berkelanjutan.

Pihaknya berharap bantuan ini mampu memberikan dampak peningkatan ekonomi kepada KUB Sumber Bahagia 1. “Kami komitmen membantu ekonomi masyarakat sekitar perusahaan,” katanya.

Baca Juga: Interport Beri Bantuan Perangkat Kerja, Beban Nelayan Balikpapan Berkurang

Bantuan pembaruan unit alat kerja nelayan yang terdiri dari 5 unit perahu sampan dan 9 unit mesin kapal. Total bantuan untuk 14 nelayan sesuai dengan jumlah anggota KUB Sumber Bahagia 1.

Iman menuturkan, selama ini kelompok nelayan menjadi perhatian. Mengingat keberadaan Interport juga berada di area pesisir. “Kami sadari kegiatan perusahaan di area produktif untuk satwa dan tumbuhan,” sebutnya.

Artinya area tangkapan nelayan pesisir Teluk Balikpapan. Pemilihan bantuan ini sudah berkoordinasi antara perusahaan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3), dan Kelurahan Kariangau.

Termasuk mendengarkan arahan lurah agar bantuan sesuai dengan rencana kerja terprogram. “Kami pilih yang memang prioritas dan paling bermanfaat secara berkelanjutan,” bebernya.

Selain itu, tim Interport juga datang survei melihat kebutuhan masyarakat. Sehingga bantuan benar-benar tepat dan akurat. Dengan bantuan pembaruan unit ini, harapannya turut memudahkan nelayan.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Balikpapan Kerahkan Puskesmas 24 Jam Tetap Berjaga saat Libur Nataru

“Semoga CSR bisa berkelanjutan, tidak hanya dari perusahaan kami,” imbuhnya. Melainkan turut terlibat stakeholder lain. Apresiasi bantuan disampaikan dari LPM Kariangau, Lurah Kariangau, hingga DKP3.

Ketua LPM Kariangau Asmir mengapresiasi bantuan Interport kepada warga. Dia berharap bantuan bisa berjalan lagi di masa mendatang. Semua untuk mendukung demi kemaslahatan masyarakat.

“Ke depan Kariangau harus lebih maju lagi. Saya pesan kepada nelayan agar bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya supaya pertumbuhan ekonomi berjalan,” ungkapnya.

Sementara Lurah Kariangau Singgih Aji Wibowo mengatakan, pihaknya mewakili camat Balikpapan Barat juga memberikan apresiasi atas bantuan Interport yang telah menyentuh nelayan.

Dia bercerita, sumber utama penghasilan warga Kariangau awalnya dari nelayan, bertani, dan berkebun. Namun seiring perubahan zaman dan masuk kawasan industri, sebagian nelayan telah beralih profesi.

“Sekarang perlu regenerasi agar kebutuhan protein laut untuk masyarakat tetap terpenuhi,” tuturnya. Dia berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan perekonomian.

Baca Juga: PBG Jadi Kendala Besar Bagi Pelaku Usaha Reklame Balikpapan

“Selama ini kalau kapal bocor atau rusak, akhirnya sekarang bisa melaut lagi,” ucapnya. Namun dia berharap, nelayan tidak lagi sekadar menjual hasil tangkapan ke pasar.

Namun ke depan kelompok usaha ini sudah menjual dalam bentuk makanan olahan berupa abon dan semacamnya. “Kita tingkatkan nilai jual produk agar masyarakat bisa lebih makmur,” sebutnya.

Sedangkan perwakilan DKP3 Ismail menuturkan, KUB Sumber Bahagia sudah terbentuk sejak 2002. Pihaknya terakhir memberikan bantuan dalam bentuk pelatihan alat tangkap dan sedikit peralatan pada tahun lalu.

“Kami bersyukur dan semoga bisa dapat meningkatkan penghasilan nelayan,” imbuhnya. KUB Sumber Bahagia 1 merupakan satu dari 60 KUB binaan DKP3. Pihaknya harus bergilir memberi bantuan. (adv/*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#Interport Mandiri Utama #balikpapan