KALTIMPOST.ID-Bentuk kepedulian kepada korban bencana alam di Aceh dan Sumatra. Disdikbud Balikpapan menyerahkan bantuan hasil dari penggalangan dana.
Nominal bantuan yang terkumpul mencapai Rp 2.046.000.000. Itu berasal dari donasi seluruh siswa dan unsur pendidikan se-Balikpapan untuk meringankan beban korban bencana alam.
Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, penggalangan dana itu murni dari gerakan siswa di sekolah. Mereka mengumpulkan uang donasi mulai Rp 1.000 dan seterusnya.
Kemudian sumbangan dari guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, pengawas, dan seluruh pegawai di Disdikbud Balikpapan. “Jadi bukan dana dari Dinas Pendidikan, bukan dari APBD dan lainnya,” katanya.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Irfan menyerahkan donasi kepada Pemkot Balikpapan agar selanjutnya dapat sampai kepada korban bencana. Itu berlangsung dalam Ekspose Akhir Tahun 2025 di BSCC Dome, Senin (22/12).
Ada pun rincian donasi itu dari K3S negeri dan swasta se-Balikpapan Rp 1,051 miliar, MKKS SMP negeri Rp 509 juta, IGTKI Rp 172 juta, dan HIMPAUDI Rp 154 juta.
Selanjutnya Forum MKKS SMP/MTs swasta Rp 119 juta, Forum Komunikasi Kepala (FKK) SKB Rp 19 juta, FKK PKBM Rp 8,7 juta, serta pengawas dan pegawai Disdikbud Balikpapan Rp 10 juta.
Irfan menyebut, gerakan sadar peduli sebagai sesama manusia ini memiliki spirit yang bagus. Contoh kepada anak untuk berbuat baik.
“Lalu menumbuhkan rasa empati terhadap saudara kita yang terkena musibah,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.