BALIKPAPAN - Malam yang tadinya tenang berubah jadi mencekam dalam seketika. Api besar muncul di salah satu rumah warga bernama Sumarni di Gunung Meriam RT 33, Nomor 43 Baru Tengah, Balikpapan Barat.
Api diduga muncul pada 19.15 Wita dan melumat rumah kayu tersebut. Api yang membesar dengan cepat sehingga membuat warga panik. Warga sempat berusaha memadamkan namun kewalahan.
"Delapan mobil damkar dikerahkan dan sedang dalam proses pendinginan. Kondisi padat penduduk dan jalur sempit sempat jadi kendala, hanya saja api berhasil dipadamkan setelah 30 menit," ucap Kepala BPBD Balikpapan Usman Ali di lokasi kejadian.
Beruntung api belum sempat menyambar ke rumah warga lainnya yang berdekatan. Dan saat kejadian, pihak Damkar sempat menerima kabar bahwa ada salah satu anak dari penghuni rumah yang tertinggal.
"Alhamdulillah setelah kita kroscek tidak ada satu pun anak yang terjebak di dalam kejadian (kebakaran). Tidak ada korban jiwa dari musibah ini," lanjutnya.
Acok, ketua RT 33 yang berada di TKP membeber, bawa api terjadi akibat konsleting listrik. "Warga melihat api tiba-tiba sudah membesar dan sulit dipadamkan akibat konsleting listrik,"tuturnya.
Adapun rumah Sumarni sendiri saat kejadian dalam kondisi kosong, karena sang pemilik rumah tidak berada di lokasi begitupun anak-anaknya sedang bekerja ketika musibah itu datang. Acok berujar, pihaknya akan berusaha membantu dan mengungsikan 6 kepala keluarga yang tinggal di rumah tersebut.
"Ada salah satu rumah kosong yang berada di wilayah kami, nanti kita bantu agar bisa digunakan sementara oleh para korban," tandasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan