Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Fisik Tak Kunjung Terlihat: Benarkah Pembangunan RS Balikpapan Barat Batal? Ini Faktanya

Dina Angelina • Selasa, 27 Januari 2026 | 12:58 WIB

 

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali.      
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali.    

BALIKPAPAN - Masyarakat Balikpapan Barat harus kembali bersabar. Dua tahun sudah kesempatan masa pembangunan rumah sakit yakni 2024 dan 2025. Sayang hingga kini, fisik RS Balikpapan Barat tak kunjung nampak.

Kontraktor terpilih PT Ardi Tekindo Perkasa gagal membangun fasilitas kesehatan tersebut. Sementara Pemkot Balikpapan sudah memberikan kesempatan perpanjangan waktu beberapa kali. 

Imbasnya masyarakat lagi yang menjadi korban. Belum bisa menikmati fasilitas kesehatan yang sekian tahun sudah dinanti. Pembangunan ini dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Gasali mengatakan, pihaknya masih menunggu evaluasi dari sisi administrasi. “Pembangunan bukan batal, pasti akan berlanjut setelah evaluasi besar,” katanya.

Dia berharap, jika nanti dilakukan lelang ulang dan mulai pekerjaan fisik lagi. Maka anggaran yang dialokasikan bisa terserap maksimal. Tidak seperti dua tahun sebelumnya.

“Ini semua teknis di Dinas Kesehatan sebagai pengguna anggaran,” sebutnya. Komisi IV yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Pendidikan, dan Kesehatan juga bermitra Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.

Gasali yakin pembangunan tetap bisa terfasilitasi. Walau kemungkinan paling cepat proyek baru mulai lelang lagi dalam APBD Perubahan 2026. Sesuai dengan pernyataan Pemkot Balikpapan.

Sebab sampai saat ini dalam APBD murni tidak tertuang agenda untuk lelang ulang proyek RS Balikpapan Barat. “Tentu kita berharap tidak ada yang menjadi bangunan mangkrak,” imbuhnya.

Maka perlu dilakukan evaluasi dan pembangunan fisik bisa kembali berjalan dengan kontraktor terpercaya. Terutama untuk kepentingan masyarakat agar bisa secepatnya menikmati fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Alwiati masih belum mau memberikan keterangan. Baik soal penyebab maupun kelanjutan proyek tersebut. Dia hanya memberikan senyum kepada awak media. 

Begitu pula pejabat pembuat komitmen (PKK) Rafiuddin yang menghindar dan enggan memberi komentar. Sedangkan fraksi-fraksi di DPRD Balikpapan telah mengajukan pembuatan pansus RS Balikpapan Barat. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Gasali #pemkot balikpapan #Komisi IV DPRD Balikpapan #kontraktor #RS Balikpapan Barat