KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kabar gembira bagi para sopir kendaraan besar di Balikpapan! Masalah parkir liar dan antrean BBM yang mengular di SPBU Kilometer 13 akan segera teratasi.
Dishub Balikpapan siap membangun depo kontainer raksasa yang dilengkapi fasilitas pengisian BBM hingga pengujian KIR dalam satu kawasan.
Ini sekaligus menjawab masalah parkir liar akibat antrean BBM begitu panjang di SPBU. Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman mengatakan, depo kontainer nanti tidak sekadar tempat tinggal kendaraan besar saja.
Pihaknya juga mempersiapkan beberapa fasilitas pendukung. “Seperti pengujian KIR dan kami akan mempersiapkan fasilitas untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM),” katanya kepada Kaltim Post.
Dia meyakini keberadaan depo kontainer nanti dapat berdampak pada dua hal sekaligus. Tidak hanya menghilangkan atau meminimalisir parkir liar kendaraan besar di wilayah Balikpapan.
Namun turut menurunkan angka laka lantas di Muara Rapak. Menurutnya hal ini kerap menjadi pertanyaan bagaimana langkah Dishub untuk menurunkan laka lantas di Muara Rapak.
“Salah satunya adalah pembangunan depo kontainer. Jadi sebenarnya kami sudah melakukan action-action sejak tahun,” ungkapnya. Terlebih rencana ini sudah mendapat sinyal hijau dari Pemkot Balikpapan.
Usulan ini sudah masuk dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2027. Depo kontainer menjadi salah satu program prioritas dari pengembangan ekonomi yang produktif dan bernilai tambah.
“Kemudian tahun ini ada pemantik dari APBD Kota sebesar Rp 10 miliar untuk land clearing,” sebutnya. Selain itu, rencana ini juga sudah mendapat perhatian dari Pemprov Kaltim.
Ini menjadi angin segar dan lampu hijau depo kontainer dapat terealisasi. Termasuk menghadirkan fasilitas pengisian BBM untuk menjawab kebutuhan atau saran dari pengusaha.
Fadli menjelaskan, depo kontainer memiliki kapasitas sekitar 30 unit atau storage ratio point (SRP) kendaraan besar. Dishub terbuka dari mana saja sumber anggaran berasal. Baik APBD kota atau APBD provinsi.
Semua dokumen sudah tersedia seperti detail engineering design (DED) terbaru. “Kami juga sudah memiliki kajian bisnis depo kontainer akan mampu berkontribusi Rp 100 miliar dalam jangka waktu satu tahun,” tandasnya. (*)
Editor : Duito Susanto