KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Balikpapan tetap berlanjut memasuki pekan pertama sekolah di bulan Ramadan. Demi menjaga kualitas, menu berubah dari basah menjadi paket kering.
Contohnya yang dirasakan siswa SMP 18. Perbedaan yang paling mendasar dari isi menu MBG. “Selama puasa ini yang diberikan menu kering agar bisa dibawa pulang oleh anak-anak,” katanya Kepala SMP 18 Guruh Widodo.
Setiap porsi yang diberikan sudah dalam tampilan terbungkus. Satu siswa mendapat satu kantong. Dia menjelaskan, Berbeda dengan MBG saat hari biasa yang disajikan menu basah.
Saat ini, total ada hampir 900 siswa SMP 18 yang telah menikmati program MBG. Mereka berada di jenjang kelas 7 - kelas 9. “Porsi yang diberikan semua sesuai jumlah anak,” sebutnya.
Dia menambahkan, ketika ada satu atau dua siswa yang tidak masuk sekolah. Biasanya jatah menu yang tersisa diberikan kepada siswa lain. “Siapa yang mau tambah atau ada yang mau bawa pulang, silakan saja,” ucapnya.
Termasuk siswa non muslim juga mendapat MBG dalam bentuk bingkisan. Pembagian MBG dilakukan sesuai jadwal siswa masuk sekolah. Saat siswa libur, maka distribusi MBG juga mengikuti libur.
Guruh menjelaskan, SMP 18 sudah mendapatkan program MBG sejak tahap awal berjalan sekitar Februari 2025. Ini merupakan tahun kedua distribusi MBG saat momen Ramadan.
Namun selama bulan suci Ramadan pembagian MBG tidak penuh satu bulan. Mengingat ada beberapa hari siswa juga mendapat jadwal libur. Misalnya saat awal dan akhir Ramadan.
“Kalau libur dari pihak SPPG memberi surat pernyataan untuk ditandatangani sekolah,” imbuhnya. Ini menjadi tanda bukti bahwa di sekolah tidak ada kegiatan belajar mengajar. (*)
Editor : Duito Susanto