BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) menyiagakan tim medis di enam posko terpadu untuk menjamin kesehatan dan kenyamanan pemudik selama periode Lebaran 2026.
Posko tersebut tersebar di titik strategis, termasuk Pelabuhan Semayang, Bandara SAMS Sepinggan, Terminal Batu Ampar, Pelabuhan Ferry Kariangau, Pantai Manggar, dan Balikpapan Islamic Center.
Kepala DKK Balikpapan Alwiati mengatakan, pihaknya telah mengatur personel kesehatan. Baik bertugas di puskesmas dan posko kesehatan. Kali ini melibatkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk tambahan SDM.
Dalam periode lebaran ini, Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan serta tes narkoba bagi para sopir dan pengemudi angkutan mudik. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh kru kendaraan dalam kondisi fit guna meminimalisir risiko kecelakaan.
"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pengendara di Pelabuhan Semayang dan Terminal Batu Ampar. Tujuannya agar penumpang mudik merasa aman dan pengemudi dipastikan sehat," ujar Alwiati.
Selain posko terpadu, DKK Balikpapan menginstruksikan tujuh puskesmas untuk beroperasi 24 jam selama masa cuti bersama. Di antaranya Puskesmas Manggar Baru, Puskesmas Sepinggan, Puskesmas Klandasan Ilir.
Selanjutnya Puskesmas Mekarsari, Puskesmas Baru Ulu, Puskesmas Karang Joang, dan Puskesmas Kariangau. Dia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai sejumlah penyakit yang tercatat tinggi pada Februari lalu.
“Penyakit tertinggi hipertensi, ISPA, dan gangguan lambung,” sebutnya. Pemudik diimbau mengaktifkan kepesertaan BPJS Kesehatan agar dapat mengakses Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) jika sakit saat perjalanan.
Selain fokus pada mudik, pemerintah turut mewaspadai potensi penyebaran campak dan demam berdarah (DBD) yang sedang musim. Masyarakat yang menetap di rumah harus menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari DBD.
“Bagi pemudik, jaga pola makan saat lebaran dengan makan bergizi dan pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan,” tuturnya. Dia berharap pemudik menjaga kesehatan. Jangan pulang justru membawa penyakit. (*)
Editor : Sukri Sikki