BALIKPAPAN- Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memimpin langsung gelar pasukan bersandi Operasi Ketupat Mahakam 2026. Operasi tersebut untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah Kaltim.
“Ini merupakan strategi menyeluruh yang melibatkan sinergi lintas instansi guna menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat,” ungkapnya saat mengecek pasukan di halaman Dome Balikpapan, Kamis (13/3/2026).
Total personel gabungan dalam bertugas pengamanan ada 11.975 personel dari polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Untuk Polresta Balikpapan 286 personel disiagakan di titik-titik krusial.
Sementara untuk pos, ada 52 pos pengamanan, 22 pos pelayanan dan 14 terpadu.
Aparat keamanan akan memberikan atensi khusus pada objek-objek yang dinilai memiliki kerawanan tinggi.
“Ada 2.211 objek vital yang menjadi fokus pengawasan kami, mulai dari bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, tempat wisata, hingga kawasan permukiman warga,” jelas Endar.
Memahami kekhawatiran masyarakat yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Kapolda Kaltim memberikan imbauan sekaligus solusi keamanan bagi para pemudik.
Pastikan ruma aman, seperti memeriksa kompor, listrik, dan kunci pintu sebelum berangkat.
Kepolisian juga melayani penitipan kendaraan atau barang berharga di kantor kepolisian terdekat jika merasa ragu meninggalkan di rumah. “Giat patroli ditingkatkan di kawasan perumahan yang ditinggal mudik oleh penghuninya,” urainya.
Terkait kebutuhan dasar, Irjen Pol Endar Priantoro memastikan bahwa hingga saat ini distribusi BBM dan bahan pokok di Kaltgim masih berjalan normal.
“Hingga saat ini belum ditemukan indikasi penimbunan. Kami bersama instansi terkait terus memantau distribusi agar stabilitas harga tetap terjaga menjelang Lebaran,” bebernya. (*)