KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Warga di kawasan Jalan Sepinggan Baru, Gang Tentram, Kelurahan Sepinggan, dibuat geger pada Kamis (16/4) malam. Seorang pria ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya, memicu kerumunan warga yang penasaran sekaligus cemas akan penyebab kematian korban.
Korban diketahui bernama Andriansan Hanawia (32), seorang warga perantauan asal Sulawesi Selatan. Penemuan jasad yang mendadak ini langsung direspons cepat oleh aparat gabungan. Pantauan di lokasi, Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan dan BPBD Kota Balikpapan tampak bersiaga melakukan penanganan.
Guna menjaga sterilisasi lokasi kejadian, personel Brimob segera memasang pengamanan ketat. Hal ini dilakukan untuk memberi ruang bagi Tim Inafis Polresta Balikpapan dalam melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara mendalam.
Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji, mengonfirmasi pengerahan personelnya ke lokasi tersebut. "Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Fokus utama kami adalah mengamankan area agar situasi tetap kondusif dan membantu proses evakuasi bersama tim gabungan," jelas Iwan kepada awak media.
Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis di bawah pengawasan ketat petugas. Usai pemeriksaan awal di TKP, jasad Andriansan kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut dan autopsi. Langkah ini diambil guna memastikan apakah ada unsur pidana atau penyebab medis di balik kematian korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau warga agar tidak menyebarkan spekulasi liar yang bisa meresahkan lingkungan.
Baca Juga: Aksi Mahasiswa 21 April di Samarinda: Syaharie Jaang Titip Pesan Khusus ke Para Pengujuk Rasa
Peristiwa ini menjadi alarm bagi warga di Kota Beriman untuk kembali memperkuat komunikasi antar-tetangga dan kewaspadaan lingkungan demi menjaga keamanan bersama. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo