BALIKPAPAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan perhatian serius terhadap situasi politik yang memanas di Kalimantan Timur (Kaltim). Saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Selasa (5/5/2026).
Tito menegaskan bahwa Kemendagri kini memberikan pendampingan khusus kepada Pemprov Kaltim guna memastikan hubungan antara eksekutif dan legislatif, termasuk DPRD Kaltim, tetap berjalan harmonis demi stabilitas daerah.
Situasi yang memanas di Kalimantan Timur dalam beberapa kurun waktu terakhir turut mendapat perhatian Kemendagri. Pihaknya kini memberikan pendampingan kepada Pemprov Kaltim.
Tito mengatakan, pendampingan ini dalam bentuk membangun hubungan yang positif. Seperti dengan forkopimda yang ada di Bumi Etam, termasuk DPRD Kaltim.
Jika komunikasi berjalan baik, harapannya agar setiap masalah bisa terselesaikan dengan baik. "Soal anggaran kami juga lakukan review sebelum menjadi APBD oleh Dirjen Keuangan Daerah,” ucapnya di sela-sela kunjungan ke Balikpapan, Selasa (5/5).
Itu sangat teknis, termasuk efisiensi anggaran menjadi perhatian Kemendagri. Tito beralasan, dia fokus pada benang merah agar persoalan benar-benar selesai. Situasi tidak semakin parah berantakan.
Sementara soal isu hak angket yang terus bergulir. Tito juga melakukan monitoring terhadap situasi dan dinamika yang ada. “Kami kami berharap hubungan pemerintah dengan DPRD tetap baik,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani