Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wali Kota Rahmad Mas'ud Jawab Keluhan Sopir Truk, Pemkot Balikpapan Segera Bangun Pusat Logistik Terpadu di Kilometer 13

Supriyono Lupus • Selasa, 12 Mei 2026 | 18:21 WIB
MC0 land clearing yang dilakukan Dishub Balikpapan bersama instansi terkait untuk memulai pembangunan depo kontainer di Kilometer 13. (FOTO LUPUS/KP)
MC0 land clearing yang dilakukan Dishub Balikpapan bersama instansi terkait untuk memulai pembangunan depo kontainer di Kilometer 13. (FOTO LUPUS/KP)

KALTIMPOST.ID-Pemkot Balikpapan mulai merealisasikan pembangunan depo kontainer di Kilometer 13, Karang Joang sebagai langkah mengatasi persoalan transportasi barang dan kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat maupun sopir angkutan.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, tahap awal pekerjaan berupa Mutual Check 0 (MC0) land clearing mulai dilakukan di kawasan yang akan menjadi pusat logistik terpadu tersebut.

Pembangunan depo kontainer itu merupakan bagian dari kebijakan strategis Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dalam memperkuat sistem transportasi dan distribusi barang di Kota Minyak.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan, pembangunan fasilitas tersebut menjadi solusi konkret terhadap berbagai persoalan transportasi jalan yang selama ini belum tertangani secara optimal. “Pembangunan terminal ini nantinya dimanfaatkan menjadi pusat kegiatan logistik terpadu,” ujarnya.

Baca Juga: Tambah Kantong Parkir di Jalan MT Haryono untuk Kurangi Kemacetan dan Menata Lalu Lintas Kendaraan, Dishub Balikpapan Gandeng Citra City

Kepala Dishub Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan, dimulainya pekerjaan awal menjadi tanda pembangunan depo kontainer akan segera berjalan tahun ini.

Fasilitas tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 11 hektare yang merupakan aset milik Pemkot Balikpapan.

Menurutnya, keberadaan depo kontainer diharapkan mampu mengurangi berbagai persoalan yang muncul akibat mobilitas kendaraan angkutan barang bertonase besar di dalam kota.

Selama ini, truk kontainer dan kendaraan berat kerap melintas di luar jam operasional, bahkan parkir di bahu jalan maupun kawasan permukiman. Kondisi tersebut tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga mengganggu kenyamanan masyarakat.

Selain itu, antrean truk di sejumlah SPBU yang melayani bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi juga kerap menjadi penyebab kepadatan lalu lintas di beberapa titik.

“Setidaknya ini menjadi awal pembangunan depo kontainer angkutan barang. Mudah-mudahan langkah ini mampu menjawab berbagai persoalan transportasi di Balikpapan,” katanya.

Nantinya, kawasan depo kontainer akan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang untuk mendukung aktivitas logistik dan transportasi barang.

Di antaranya area istirahat bagi sopir angkutan barang, tempat alih muat dari kendaraan besar ke kendaraan kecil, fasilitas pengujian kendaraan bermotor atau uji kir, hingga fasilitas pengisian bahan bakar.

Baca Juga: Pemkab Berau Perkuat Pengendalian Inflasi, Siapkan Stok Beras dan Bantuan Lahan Cabai

Menurutnya, keberadaan area istirahat sangat penting agar sopir tidak lagi memarkir kendaraan secara sembarangan di bahu jalan maupun lingkungan permukiman.

“Kami ingin sopir memiliki tempat untuk beristirahat atau menginap sehingga tidak ada lagi parkir liar yang mengganggu lalu lintas,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu target utama pembangunan depo kontainer adalah menertibkan parkir liar kendaraan berat di kawasan Kilometer 13 dan sejumlah titik lainnya di Balikpapan.

Dengan adanya fasilitas khusus tersebut, kendaraan besar nantinya diarahkan masuk ke kawasan depo sehingga aktivitas bongkar muat maupun parkir tidak lagi dilakukan di tepi jalan umum.

Pemerintah kota juga menilai keberadaan depo kontainer akan memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah.

Selain mendukung kelancaran distribusi logistik, fasilitas itu diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Di sisi lain, pengaturan kendaraan berat yang lebih tertib juga diyakini dapat membantu menjaga kondisi infrastruktur jalan di Balikpapan agar tidak cepat rusak akibat beban kendaraan bertonase besar.

“Harapan kami pembangunan depo kontainer ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan penataan transportasi di Kota Balikpapan,” pungkas Fadli. (pus/adv/rd)

Editor : Romdani.
#Dishub Balikpapan 2025 #ibu kota nusantara #Gubernur Kaltim Rudi Masud #Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud #Depo kontainer