BALIKPAPAN – Ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino disinyalir berdampak pada ketersediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Menyikapi hal ini, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Klandasan Ulu bersama jajaran Asrama Tentara bergerak cepat.
Sebuah sumur bor dengan kedalaman 70 meter resmi dioperasikan di RT 16, Kelurahan Klandasan Ulu, sebagai solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air warga, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun sebagai langkah antisipasi terhadap dampak El Nino.
Karena itu, pembuatan sumur bor yang diprakarsai oleh Asrama Sudirman Dam VI/Mlw di RT 16 ini menjadi sebuah langkah strategis. Ketua LPM Kelurahan Klandasan Ulu Sukandar menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung proyek ini.
"LPM juga turut membantu dalam pemasangan sistem filter air. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas sumber air yang keluar dari kedalaman tetap bersih, sehat, dan layak konsumsi bagi warga," ujarnya.
Baca Juga: Pemkab Kutim Luncurkan ETAM Kinerja untuk Pantau Proyek dan Serapan Anggaran
Partisipasi LPM kepada masyarakat sangat diperlukan hingga berkomitmen untuk membantu sesuai kemampuan yang dimiliki. Kolaborasi Asrama TNI, warga, LPM dan juga kelurahan ini diharapkan menjadi model bagi wilayah lain dalam menghadapi krisis air bersih.
"Dengan adanya pengelolaan bersama dan dukungan dari berbagai pihak, sumur bor ini diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air warga RT 16 Klandasan Ulu, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari tetapi juga menjadi benteng pertahanan saat ancaman El Nino tiba," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki