KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur melunasi biaya perawatan medis Ramdoni (25), seorang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja serius sebesar Rp75,6 juta.
Bantuan tersebut disalurkan langsung melalui RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan untuk menutup biaya pengobatan yang tidak terakomodasi oleh jaminan kesehatan.
Ramdoni sebelumnya didiagnosis menderita luka bakar (combustio) grade 2 dengan area luka mencapai 59 persen dari total permukaan tubuh (Total Body Surface Area/TBSA). Ia tersiram bubur panas saat bekerja di sebuah warung makan pada April lalu.
Sehingga harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU selama satu bulan. "Saya tidak tahu harus bagaimana lagi kalau tidak ada bantuan ini. Yang saya pikirkan hanya kesembuhan anak saya saja. Terima kasih banyak kepada BAZNAS Kaltim," ujar Nursiah, ibu kandung Ramdoni.
Saat ini kondisi kesehatan Ramdoni dilaporkan mulai stabil setelah melewati masa kritis di ICU. Dia masih harus menjalani proses pemulihan panjang untuk mengembalikan fungsi tubuhnya secara normal.
Ketua BAZNAS Kaltim Dr. H. Ahmad Nabhan mengungkapkan, dana bantuan ini bersumber dari zakat yang dihimpun dari muzakki. Termasuk kontribusi dari para pegawai RSKD Balikpapan sendiri.
Dana zakat yang dihimpun dari pegawai RSKD dan disetorkan ke BAZNAS Kaltim mencapai Rp300 juta setiap bulan. “Kami salurkan kembali untuk membantu pasien atau masyarakat tidak mampu yang dirawat di sini,” jelasnya.
Baca Juga: Bansos Sempat Macet Pasca Putusan MK, Disdukcapil Kutim Jemput Bola Benahi Dokumen Warga Sidrap
Ia menambahkan, sinergi ini merupakan bukti kehadiran BAZNAS dalam mendukung sektor kesehatan masyarakat. Melalui mekanisme usulan dari rumah sakit, pihaknya berkomitmen terus membantu pasien dengan kondisi medis darurat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Ini adalah bagian dari kerja sama kami untuk terus memberikan manfaat. “Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga merambah ke bidang lain guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo