Nobar Final Piala Dunia 2026 di Polresta Balikpapan Dongkrak Omzet UMKM, Pedagang Raup Jutaan Rupiah

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 09:15 WIB
Pedagang UMKM dalam Nobar Final Piala Dunia 2026 di Polresta Balikpapan. (FOTO M TAUFIK/KP)
Pedagang UMKM dalam Nobar Final Piala Dunia 2026 di Polresta Balikpapan. (FOTO M TAUFIK/KP)

KALTIMPOST.ID-Ribuan warga memadati halaman Markas Polresta Balikpapan untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, Senin (20/7) dini hari.

Mereka tidak hanya menciptakan suasana semarak bagi pecinta sepak bola. Tapi juga menjadi berkah bagi puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka lapak di sekitar lokasi acara.

Sejak beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, pengunjung mulai berdatangan untuk menikmati hiburan sekaligus berburu kuliner.

Ramainya masyarakat membuat lapak makanan dan minuman dipenuhi pembeli, terutama menjelang kick-off dan saat jeda babak pertama.

Baca Juga: Bankaltimtara Klarifikasi Management Fee Kerja Sama dengan PT BAP, Tegaskan Sesuai Regulasi dan Prinsip GCG

Salah seorang pedagang, Indah, bersama suaminya Samsul, menjual sosis bakar, bakso bakar, otak-otak bakar, dumpling bakar, dan berbagai jajanan lainnya.

Hingga pertandingan berlangsung, omzet penjualan mereka telah menembus lebih dari Rp 1 juta.

“Kalau sekarang belum dihitung totalnya, tapi kira-kira sudah satu juta lebih lah,” ujar Indah.

Pasangan yang sehari-hari berjualan di kawasan Lapangan Merdeka itu mengetahui kesempatan membuka lapak melalui komunitas pelaku UMKM.

Mereka sudah berada di lokasi sejak pukul 16.30 Wita untuk menyiapkan perlengkapan dan stok dagangan, sementara pembeli mulai berdatangan sekitar pukul 23.00 Wita.

Indah mengatakan kegiatan nobar menjadi peluang untuk meningkatkan pendapatan dibandingkan hari biasa.

Karena itu, mereka membawa stok lebih banyak dengan target omzet sekitar Rp 2 juta selama acara berlangsung.

“Kalau ada acara seperti ini bisa lebih. Malam ini memang kami siapkan stok lebih banyak, targetnya sekitar dua jutaan,” katanya.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Tepian Mahakam Samarinda Bareng Wagub Kaltim, Ketua Komisi X DPR Mendorong Penguatan Pembinaan Olahraga Indonesia

Samsul menambahkan, pendapatan usaha mereka sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan jumlah kegiatan yang menghadirkan keramaian.

Pada hari biasa omzet berkisar Rp 1 juta hingga mendekati Rp 2 juta. Sedangkan pada akhir pekan umumnya mencapai sekitar Rp 2 juta.

Meski baru pertama kali mengikuti kegiatan nobar sepak bola di Polresta Balikpapan, pasangan tersebut menilai acara ini menjadi salah satu yang paling menguntungkan setelah pasar malam peringatan Hari Bhayangkara beberapa waktu lalu.

“Yang paling besar kemarin pas pasar malam HUT Bhayangkara, habis itu baru acara yang di sini,” ujar Indah yang diamini Samsul.

Pada sela melayani pembeli, Indah mengaku tetap mengikuti jalannya pertandingan karena mengidolakan Lionel Messi sehingga mendukung Argentina.

Sementara sang suami merupakan pendukung Portugal dan Cristiano Ronaldo. Perbedaan pilihan tim itu justru menjadi candaan yang menghibur saat mereka berjualan.

Pedagang lainnya, Putri, juga merasakan dampak positif kegiatan tersebut. Penjual gado-gado, cendol, salome, dan soto ayam itu mengaku memperoleh tambahan pendapatan sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu menjelang pertandingan dimulai.

“Awalnya belum begitu ramai, baru sekarang mulai ramai. Kira-kira sudah dapat sekitar tiga sampai empat ratus ribu,” ujarnya.

Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: Pakar Ekonomi Sebut Dugaan Korupsi Sektor Batu Bara di Kaltim Jangan Ganggu Iklim Investasi, Tata Kelola Harus Dibenahi

Putri yang biasa berjualan berpindah-pindah di berbagai pasar malam di Balikpapan mengaku baru pertama kali membuka lapak pada kegiatan nobar Polresta Balikpapan. 

Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan ribuan pengunjung seperti ini menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperluas jangkauan pelanggan.

Acara nobar yang digelar Polresta Balikpapan juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize, termasuk hadiah utama sepeda motor, sepeda motor listrik, sepeda gunung, kulkas, serta berbagai hadiah elektronik lainnya.

Kehadiran hiburan dan hadiah tersebut semakin menarik minat masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (rd)

Editor : Romdani.
piala dunia 2026 nonton bareng UMKM Balikpapan polresta balikpapan Kutai Barat