Misi Darurat Lintas Laut, Puluhan Personel SAR Balikpapan Berlayar Cari Kapal Virgo

M Ibrahim • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:25 WIB
BERGABUNG: Basarnas Balikpapan dilibatkan bantu operasi pencarian dan pertolongan kapal Virgo Transport 8 yang kecelakaan.
BERGABUNG: Basarnas Balikpapan dilibatkan bantu operasi pencarian dan pertolongan kapal Virgo Transport 8 yang kecelakaan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Basarnas Balikpapan mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Wisanggeni untuk membantu operasi pencarian dan pertolongan kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan mengalami kecelakaan dan diduga tenggelam di perairan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapal tersebut diberangkatkan dari Balikpapan, setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan menerima radiogram permintaan bantuan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Minggu (13/9/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo mengatakan, pengerahan KN SAR Wisanggeni dilakukan untuk memperkuat unsur pencarian dan pertolongan di lokasi kejadian.

Baca Juga: Kobaran Api Nyaris Merembet ke Rumah Warga Batakan Permai Balikpapan, Brimob Turun Tangan

“Siang hari ini kami memberangkatkan KN SAR Wisanggeni pada pukul 14.40 untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan,” kata Dody.

Menurut dia, kapal tersebut membawa personel sekaligus peralatan yang dapat digunakan untuk pencarian di permukaan air maupun penyelaman apabila diperlukan.

Dalam operasi tersebut, KN SAR Wisanggeni membawa 29 personel yang terdiri atas 10 rescuer, 15 anak buah kapal (ABK) KN SAR Wisanggeni, serta personel Banda Indonesia. Jarak Balikpapan menuju lokasi operasi diperkirakan mencapai sekitar 280 nautical mile (NM) atau lebih dari 500 kilometer.

Dengan mempertimbangkan kondisi pelayaran dan kecepatan kapal, perjalanan diperkirakan memerlukan waktu sekitar 15 hingga 18 jam.

Baca Juga: Cegah Ancaman Karhutla di Kaltim, Sespimti Polri dan Polda Rumuskan Formula Baru

Selama pelaksanaan operasi, seluruh pergerakan unsur SAR akan dikoordinasikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC). Dody mengatakan durasi pencarian akan bergantung pada kondisi di lapangan dan perkembangan operasi.

“Untuk lamanya pelaksanaan pencarian, tentunya akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan perkembangan operasi. Kami siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan arahan dari SMC Banjarmasin,” jelasnya.

Pengerahan KN SAR Wisanggeni diharapkan dapat menambah kekuatan pencarian sekaligus mempercepat upaya menemukan dan memberikan pertolongan kepada korban yang terdampak kecelakaan kapal tersebut. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Kapal Virgo Transport 8 KN SAR Wisanggeni Kecelakaan Kapal Banjarmasin berita Balikpapan basarnas balikpapan