KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan menggelar program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dalam rangka memperingati HUT ke-55 Korpri di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026).
Baca Juga: 103 Warga Jalani Operasi Katarak Gratis dalam Rangka Peringati HUT IDI dan RSUD Panglima Sebaya
Langkah preventif ini ditujukan untuk menekan risiko penularan infeksi HPV sekaligus mencegah kasus kanker leher rahim atau kanker serviks.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program hasil terbaik cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dalam mengupayakan pencegahan penyakit.
Baca Juga: Pemkot Samarinda Isyaratkan Cabut Penangguhan Izin RS Korpri, Desain Diminta Direvisi
Sasaran intervensi kesehatan ini mencakup perempuan usia produktif serta peserta didik tingkat sekolah dasar kelas 5 dan 6 SD, hingga siswi kelas 9 SMP. Begitu pula kali ini menyasar aparatur sipil negara (ASN).
Alwiati memaparkan urgensi vaksinasi ini didasari tingginya ancaman kanker serviks terhadap kesehatan perempuan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2022, terdapat sekitar 660.000 kasus kanker serviks di tingkat global dengan 350.000 kematian, sementara di Indonesia tercatat sekitar 36.000 kasus baru serta 21.000 kematian pada periode yang sama.
“Selain pemberian vaksin, pemerintah daerah juga menggencarkan program penapisan laboratorium berupa skrining HPV DNA untuk mendeteksi keberadaan virus secara dini pada perempuan,” katanya.
Baca Juga: Pemkab Kubar Dorong Pekan Olahraga Kampung, Strategi Cetak Atlet Berbakat
Alwiati mengingatkan masyarakat dan ASN agar memahami fungsi dari kedua prosedur medis tersebut. Sebab vaksinasi HPV berbeda dengan pemeriksaan HPV DNA.
“Vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah penyakit infeksi HPV, sedangkan HPV DNA merupakan metode skrining untuk mendeteksi resiko pada materi genetik pada HPV beresiko tinggi," tutur Alwiati.
Dalam laporannya, Alwiati membeberkan bahwa cakupan vaksinasi sebelumnya yang bekerja sama dengan Balai POM telah menuntaskan dosis ketiga untuk 419 peserta, serta 75 peserta dosis pertama melalui organisasi Dharma Wanita.
Pada agenda HUT Korpri ini, tercatat sebanyak 220 peserta telah mendaftar untuk menerima suntikan vaksin. Dinas Kesehatan Kota Balikpapan berharap seluruh ASN perempuan dapat terproteksi secara optimal demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (*)
Editor : Sukri Sikki