Rumah Nenek 74 Tahun di Berau Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Memasak yang Ditinggalkan Menyala

Romdani. • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 21:41 WIB
Rumah lansia di Biatan Ilir, Berau yang terbakar. (FOTO ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Rumah lansia di Biatan Ilir, Berau yang terbakar. (FOTO ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

KALTIMPOST.ID-Sebuah rumah milik warga lanjut usia (lansia) di Kampung Biatan Ilir RT 001, Kecamatan Biatan, Berau, ludes terbakar, Minggu (11/10). 

Kebakaran diduga dipicu tungku memasak yang masih menyala ketika pemilik rumah pergi mandi ke sungai.

Peristiwa sekitar pukul 14.00 Wita tersebut menghanguskan rumah milik Muncit (74). Tidak ada korban jiwa maupun luka, tetapi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 70 juta.

Kebakaran pertama kali diketahui seorang saksi bernama Selfika setelah melihat kepulan asap tebal dari rumah korban.

Baca Juga: Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Sambaliung Berau, Pengunjung dan Barang Bawaan Diperiksa

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta pertolongan warga sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sejumlah warga berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya. Mereka bahkan mendobrak pintu rumah untuk menjangkau sumber api.

Namun, kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan rumah korban.

Personel Pos Polisi Biatan, Polsek Talisayan, bersama petugas pemadam kebakaran Biatan kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 Wita dengan mengerahkan satu unit armada pemadam.

Kasi Humas Polres Berau AKP Suradi membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga berasal dari tungku memasak yang ditinggalkan pemilik rumah.

“Penyebab timbulnya api berasal dari tungku memasak yang ditinggal oleh pemilik rumah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang pergi mandi ke sungai,” ujarnya.

Meski dugaan awal mengarah pada tungku memasak, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Baca Juga: Dominasi SMP 1 Balikpapan Terhenti, SMP 2 dan SMP 3 Rebut Gelar Juara Kejurball Beach 2026

Petugas telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Unit Reskrim Polsek Talisayan juga memeriksa sejumlah saksi guna melengkapi penyelidikan.

Kebakaran tersebut kembali mengingatkan masyarakat terhadap risiko penggunaan sumber api di dalam rumah, terutama ketika bangunan ditinggalkan tanpa pengawasan.

Penggunaan tungku memasak memerlukan perhatian khusus karena bara maupun sumber panas yang belum padam berpotensi memicu kebakaran.

Suradi mengimbau masyarakat memastikan seluruh sumber api telah dipadamkan sebelum meninggalkan rumah, meskipun hanya untuk sementara waktu.

Langkah pencegahan dinilai penting untuk menghindari kerugian materiil maupun risiko korban jiwa akibat kebakaran permukiman.

“Kewaspadaan terhadap sumber api menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa, terlebih ketika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong,” pungkasnya. (aky/kpg/rd)

Editor : Romdani.
Kebakaran 11 bangunan Bupati Berau Sri Juniarsih pemkab berau ibu kota nusantara pulau derawan