SAMARINDA–Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus berada di jalur peningkatan. Sampai Maret 2024, harga mencapai Rp 2.466 per kilogram (kg). Harga ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai Rp 2.458 per kilogram. Harga TBS memang terus meningkat sejak Desember 2023.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir mengatakan, kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 tahun di harga Rp 2.466,96 per kg. Kenaikan harga TBS periode ini, menurut Muzakkir, disebabkan naiknya harga jual CPO dan kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data. Untuk CPO tertimbang dikenakan Rp 11.612,54 sementara harga kernel (inti sawit) rerata tertimbang yang sama sebesar Rp 5.555,60 per kg.
Muzakkir juga merincikan harga periode 1–15 Maret 2024 yakni untuk TBS yang dipanen dari pohon umur 3 tahun dengan harga Rp 2.175,47 per kg. Di umur 4 tahun di harga Rp 2.324,20 kg, umur 5 tahun seharga Rp 2.334,55 per kg. Selanjutnya umur 6 tahun Rp 2.358,79 per kg. Berikutnya di umur 7 tahun Rp 2.372,42 per kg, umur 8 tahun Rp 2.390,69 per kg, dan umur 9 tahun seharga Rp 2.466,96 per kg.
“Daftar harga TBS sawit tersebut merupakan standar harga bagi petani yang sudah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma. Adanya kerja sama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS), diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerja sama ini hendaknya dapat terwujud,” ungkapnya, Jumat (15/3).
Ditemui terpisah, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kaltim Daru Widiyatmoko mengatakan, peningkatan harga TBS tentunya disebabkan peningkatan harga crude palm oil (CPO). Untuk diketahui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan harga referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit untuk penetapan bea keluar (BK) dan tarif Badan Layanan Umum (BLU) Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) periode 1–31 Maret 2024 tercatat sebesar USD 798,90 per MT.
“Harga sawit saat ini konsisten terus naik. Tentunya petani sawit saat ini sangat senang, kenaikan ini cukup tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya,” katanya Jumat (15/3). (dwi/k8)