KALTIMPOST.ID, Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia dan ramainya tamu undangan dari berbagai daerah serta luar negeri yang memadati Ibu Kota Nusantara (IKN), pusat perbelanjaan di Balikpapan, seperti Plaza Balikpapan, mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan.
Aries Adriyanto, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kalimantan Timur sekaligus General Manager Plaza Balikpapan, memberikan gambaran mengenai dampak perayaan kemerdekaan terhadap okupansi mal di Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan.
“Kondisi okupansi di pusat perbelanjaan seperti e-Walk dan Plaza Balikpapan sangat baik. Baru-baru ini, salah satu tenant kami, Watson Indonesia, membuka gerai baru di Plaza Balikpapan. Peningkatan okupansi pengunjung selama bulan Agustus, terutama saat perayaan kemerdekaan, cukup signifikan,” ungkap Aries.
Aries menjelaskan bahwa berbagai faktor berkontribusi terhadap lonjakan ini. Demi memeriahkan HUT RI, para tenant mengadakan berbagai acara menarik, promo khusus, dan program belanja berhadiah yang sukses menarik minat lebih banyak pengunjung.
Inisiatif tersebut memberikan dampak positif terhadap jumlah kunjungan dan transaksi di mal, dan tren positif ini diharapkan berlanjut hingga akhir tahun.
Ketika ditanya mengenai puncak kunjungan, Aries menjelaskan bahwa lonjakan pengunjung mulai terlihat signifikan menjelang upacara kemerdekaan pada 17 Agustus, yang juga bertepatan dengan akhir pekan.
"Puncak kunjungan terjadi pada saat-saat menjelang 17 Agustus, yang merupakan hari libur nasional. Banyak pengunjung memanfaatkan waktu libur untuk berbelanja dan mengikuti berbagai acara yang kami adakan,” ujar Aries.
Selain itu, Aries juga mencatat antusiasme tinggi dari pengunjung yang datang dari IKN. “Antusiasme tamu dari IKN sangat luar biasa.
Mereka melihat Balikpapan sebagai gerbang utama Benua Etam, dan pertumbuhan signifikan di kawasan ini, terutama terkait pembangunan IKN, turut meningkatkan daya tarik kota,” tambahnya.
Aries mengatakan bahwa banyak pengunjung datang untuk berlibur, bersantai, atau sekadar refreshing di mal.
“Sebagai salah satu destinasi wisata utama, mal kami merasakan dampak positif dari perkembangan ini. Antusiasme ini tidak hanya dirasakan oleh tamu IKN, tetapi juga oleh pengunjung umum yang semakin tertarik untuk menikmati fasilitas dan acara yang kami sediakan,” jelasnya.
Namun, saat ditanya mengenai peningkatan penjualan selama periode perayaan kemerdekaan, Aries mengungkapkan bahwa meskipun ada kenaikan signifikan, data spesifik mengenai angka kunjungan serta penjualan masih dalam proses validasi.
“Kami belum bisa membagikan data spesifik karena masih memerlukan validasi dari masing-masing mal dan tenant,” katanya.
Aries optimis mengenai masa depan Plaza Balikpapan dan pusat perbelanjaan di Kaltim.
Meskipun industri pusat belanja menghadapi tantangan dari sektor e-commerce dan perubahan perilaku konsumen, ia percaya ada banyak peluang untuk terus berkembang.
“Dengan adanya IKN dan perkembangan di kawasan Kaltim, kami percaya bahwa ada potensi besar untuk pertumbuhan yang berkelanjutan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk,” ujarnya.
Pada perayaan HUT ke-79 RI, Aries menekankan bahwa mal tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja, tetapi juga sebagai destinasi komunitas yang menawarkan berbagai pengalaman menarik.
Dengan berbagai inisiatif dan program, mal di Balikpapan maupun Kaltim diyakini akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi ekonomi lokal.
"Mal juga menjadi wadah bagi komunitas atau UMKM lokal agar bisa naik kelas. Banyak sekali dampak positif dari keberadaan IKN serta HUT ke-79 RI ini, di mana berbagai sektor mulai dari hotel hingga pusat perbelanjaan mendapatkan berkahnya," pungkasnya. (*)
Editor : Dwi Puspitarini