Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BYOND by BSI Permudah Nasabah Daftar Haji dan Umrah

Ulil Mu'Awanah • Senin, 16 Desember 2024 | 07:05 WIB
MEMUDAHKAN NASABAH: Sekitar 40 persen nasabah BSI melakukan pendaftaran haji melalui platform digital, baik melalui aplikasi BSI Mobile maupun BYOND.
MEMUDAHKAN NASABAH: Sekitar 40 persen nasabah BSI melakukan pendaftaran haji melalui platform digital, baik melalui aplikasi BSI Mobile maupun BYOND.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memacu transformasi digital untuk memudahkan akses bagi seluruh nasabah. Salah satu upaya BSI untuk menjangkau generasi muda dan mempermudah calon jamaah haji, mereka mengembangkan aplikasi BYOND by BSI. Aplikasi ini dirancang sebagai solusi lengkap untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah, termasuk layanan haji dan umrah.

Dengan berbagai fitur canggih yang tersedia, seperti pembukaan rekening tabungan haji secara digital, pemantauan status pendaftaran haji hingga perencanaan keuangan dengan auto debet bulanan, aplikasi ini memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam proses perencanaan ibadah haji. Selain itu, transaksi pembayaran juga bisa dilakukan lebih cepat dan aman melalui aplikasi ini.

"Melalui BYOND SuperApp, kami berusaha menghadirkan solusi terintegrasi dan inovatif agar seluruh layanan keuangan, termasuk persiapan ibadah haji, dapat diakses dalam satu genggaman tangan," ujar Direktur Retail Banking BSI Harry Gusti Utama, Minggu (15/12).

Dirinya membeber, hingga November 2024, BSI mencatatkan pertumbuhan signifikan pada jumlah pendaftar haji yang tercermin dari total Number of Account (NoA) tabungan haji yang mencapai 5.521.769, meningkat 10,96 persen dari angka 4.976.345 pada Desember 2023.

Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menabung untuk ibadah haji melalui BSI. Tak hanya itu, dana kelolaan haji di BSI juga mengalami kenaikan sebesar 12 persen pada November 2024.

Jumlah pendaftar haji reguler, yang meliputi jamaah dengan setoran awal haji sebesar Rp25 juta, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendaftar porsi haji reguler meningkat sebesar 27 persen, dari 132 ribu jamaah pada November 2023 menjadi 169 ribu jamaah pada November 2024.

Kenaikan tersebut semakin mengukuhkan posisi BSI sebagai pilihan utama bagi jamaah yang ingin mempersiapkan perjalanan ibadah mereka. Salah satu faktor utama dari kenaikan jumlah pendaftar ini adalah transformasi digital yang dilakukan BSI. Saat ini, sekitar 40 persen nasabah BSI melakukan pendaftaran haji melalui platform digital, baik melalui aplikasi BSI Mobile maupun BYOND.

Hal ini menunjukkan bahwa nasabah semakin memanfaatkan teknologi untuk mempermudah berbagai layanan perbankan, termasuk untuk kebutuhan ibadah haji.

“Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menabung haji melalui BSI dan menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan BSI. Tabungan haji BSI kini menjadi salah satu produk unggulan yang memberikan solusi bagi masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci,” kata Harry.

Komitmen BSI untuk memperkenalkan layanan syariah yang lebih mudah diakses ini semakin relevan mengingat pentingnya teknologi dalam dunia perbankan saat ini.

BSI terus berupaya memenuhi kebutuhan finansial masyarakat Indonesia, khususnya untuk keperluan ibadah haji, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh nasabahnya.

Dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, BSI semakin mengukuhkan dirinya sebagai pilihan utama bagi masyarakat Indonesia dalam mempersiapkan ibadah haji, sambil menjaga prinsip-prinsip syariah yang amanah, transparan dan optimal.

Selain berfokus pada pengelolaan dana haji yang transparan, aman, dan optimal, BSI juga berperan aktif dalam mendukung ekosistem perhajian nasional. Sebagai bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS BPIH), BSI tidak hanya menyediakan layanan pendanaan. Tetapi juga berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya, seperti pemerintah dan penyelenggara haji, untuk menciptakan pengalaman ibadah haji yang lebih baik dan lebih inklusif.

"BSI tidak hanya hadir sebagai bank penerima setoran haji, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem perhajian di Indonesia. Melalui inovasi layanan dan sinergi bersama pihak terkait, kami berkomitmen memastikan penyelenggaraan haji berjalan optimal dan inklusif," ungkapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Daftar Haji dari Aplikasi #daftar haji secara online #BYOND by BSI