Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BSI Fasilitasi Jamaah Haji Bertransaksi Nontunai

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 29 Januari 2025 | 09:05 WIB

 

INOVASI: BSI meluncurkan fasilitas pembayaran cashless, termasuk penggunaan kartu debit visa untuk mempermudah transaksi jamaah di Arab Saudi.
INOVASI: BSI meluncurkan fasilitas pembayaran cashless, termasuk penggunaan kartu debit visa untuk mempermudah transaksi jamaah di Arab Saudi.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperkuat bisnis transaksi ritel dengan fokus pada peningkatan jumlah transaksi dan layanan kepada nasabah. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penambahan sekitar 15 ribu unit mesin electronic data capture (EDC) dan lebih dari 400 ribu merchant yang akan menggunakan sistem QRIS.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menuturkan, perusahaan terus melakukan evaluasi sistem dan teknologi untuk memastikan kelancaran layanan, terutama menjelang musim haji 1446 Hijriah. Menurut Anton, fokus utama adalah kesiapan teknologi informasi dan sistem perbankan yang dapat mendukung transaksi jamaah haji yang diproyeksikan meningkat tahun ini.

"Pelayanan kami di 2025 diharapkan lebih stabil dan memiliki lebih banyak fitur, baik dalam hal infrastruktur maupun aplikasi," kata Anton.

Dalam rangka mendukung kebutuhan transaksi haji, BSI juga meluncurkan fasilitas pembayaran cashless, termasuk penggunaan kartu debit visa untuk mempermudah transaksi jamaah di Arab Saudi. Meski demikian, BSI tetap menyediakan uang tunai dalam bentuk riyal Arab Saudi (SAR).

Anton berharap, dengan semakin banyaknya pengguna kartu dan pembayaran elektronik, risiko pencurian uang tunai dapat berkurang. "Harapannya, literasi penggunaan kartu dan pembayaran elektronik semakin meningkat," tambahnya.

BSI juga menargetkan nasabah mikro dan sektor usaha kecil menengah, terutama yang bergerak di industri halal seperti makanan, minuman, klinik, dan rumah sakit. Perusahaan berharap dapat mengintegrasikan sektor-sektor ini ke dalam ekosistem transaksi perbankan syariah. "Kami ingin fokus pada transaksi yang lebih luas di sektor ritel sebagai motor penggerak pertumbuhan," tegas Anton.

Maka dari itu, BSI juga memperkenalkan super apps Byond dan sedang mempersiapkan sistem manajemen kartu untuk kartu debit dan pembiayaan. Pihaknya berusaha membangun ekosistem transaksi yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada tabungan haji, umrah, atau payroll, tetapi juga untuk sektor ritel yang lebih besar. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Bank BSI #tabungan haji #jamaah haji