KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) mencatatkan hasil positif dalam pengelolaan arus peti kemas pada 2024. Dengan volume mencapai 241 ribu Twenty-foot Equivalent Units (TEUs). Atau menunjukkan peningkatan sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Utama KKT Enriany Muis mengungkapkan bahwa kenaikan ini memberikan optimisme bahwa volume arus peti kemas akan terus meningkat pada 2025.
"Kami sangat yakin bahwa volume peti kemas tahun ini akan kembali naik, seiring dengan terus berkembangnya sektor ekonomi di wilayah ini," kata Enriany.
Lebih lanjut, Enriany menjelaskan, salah satu faktor pendorong utama adalah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai bagian dari proyek strategis nasional tersebut, TPK Kariangau memainkan peran kunci dalam mendistribusikan material konstruksi yang dibutuhkan, sehingga meningkatkan aktivitas logistik di terminal.
Selain itu, proyek perluasan kilang Pertamina Balikpapan atau RDMP juga memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan bongkar muat di TPK Kariangau.
"Kehadiran IKN dan proyek kilang Pertamina menjadi peluang besar untuk meningkatkan volume peti kemas. Kami akan terus mendukung kelancaran distribusi material ke berbagai proyek besar ini," jelasnya.
Sebagai respons terhadap lonjakan volume peti kemas dan untuk meningkatkan efisiensi layanan, KKT tengah menyiapkan rencana strategis untuk memperpanjang dermaga hingga 200 meter. Dengan tambahan panjang dermaga ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas terminal dalam menampung lebih banyak peti kemas, seiring dengan meningkatnya kebutuhan logistik.
"Proyek perpanjangan dermaga ini sudah memasuki tahap desain, dan kami berharap dapat segera direalisasikan agar kapasitas layanan semakin optimal dan dapat mengakomodasi arus logistik yang terus berkembang," bebernya lagi.
Selain itu, pada Februari ini, dalam rangka memperingati 13 tahun berdirinya KKT, perusahaan juga menyelenggarakan berbagai kegiatan internal untuk mempererat hubungan antar karyawan. Salah satu acara yang digelar adalah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), yang bertujuan membangun semangat kebersamaan dan sportivitas di kalangan karyawan.
Puncak acara perayaan ini adalah employee gathering, yang menjadi ajang untuk mempererat sinergi tim dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap perusahaan. Selain itu, KKT juga memberikan beasiswa kepada anak-anak tenaga ahli daya (TAD) yang berprestasi, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka.
"Melalui perayaan ini, kami ingin meningkatkan solidaritas di antara karyawan, sehingga tim semakin kompak dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan," ujar Enriany.
Dengan tema Great Transformation, KKT berkomitmen untuk terus mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperbaiki pola operasional, untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih pesat dan berkelanjutan.
"Harapannya SDM pun juga semakin profesional sehingga mampu terus bersaing di masa mendatang," pungkasnya. (dwi)
Editor : Duito Susanto