KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Euforia libur panjang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah benar-benar menggairahkan sektor pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim). Gelombang wisatawan nusantara (wisnus) membanjiri berbagai destinasi, mencatatkan total pergerakan mencapai angka fantastis 480.626 orang.
Sayangnya, di tengah gegap gempita ini, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kaltim terbilang minim, hanya 34 orang saja. Berdasarkan data yang dihimpun, beberapa destinasi favorit menjadi magnet utama bagi para pelancong. Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata Kaltim Restiawan Baihaqi menyampaikan berbagai destinasi populer tiap kabupaten/kota.
Baca Juga: Gairah Belanja Rumah Tangga Kaltim Tinggi, Kredit Properti dan Kendaraan Jadi Andalan
Di Samarinda, Jungle Waterworld menjadi primadona. Balikpapan dipadati pengunjung yang ingin menikmati keindahan Pantai Manggar dan Segara Sari. Sementara itu, Kutai Kartanegara (Kukar) mencuri perhatian dengan Pantai Ambalat dan kawasan Samboja.
Daerah lain seperti Penajam Paser Utara (PPU) dengan Pantai Tanjung Jumlai, Bontang dengan Beras Basah, Paser dengan Kemilau Laut Pondong, Berau dengan Air Panas Asin Pamapak, Kutai Barat (Kubar) dengan Air Terjun Jantur Mapan, serta Kutai Timur (Kutim) dengan Embung Wisata Banyu Langit juga tak luput dari serbuan wisatawan.
Tingginya angka kunjungan itu berdampak signifikan pada sektor ekonomi Kaltim. "Dengan perkiraan rata-rata pengeluaran wisatawan sebesar Rp 100 ribu per orang, perputaran uang selama periode libur Lebaran diperkirakan mencapai Rp 48,062 miliar," sebut pria yang karib disapa Eki itu.
Baca Juga: Tiongkok Kuasai Pasar Impor Nonmigas Kaltim, Arab Saudi dan Jerman Menyusul
"Tingginya angka kunjungan juga mempengaruhi sektor akomodasi dan transportasi. Hotel-hotel di Balikpapan, Samarinda, dan beberapa Kota lainnya terisi demikian juga transportasi udara dan darat juga terlihat lebih padat, mengingat banyaknya pergerakan wisatawan yang datang ke Kaltim untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan berlibur setelah itu," lanjutnya.
Meski didominasi oleh wisatawan domestik, tingginya angka kunjungan secara keseluruhan menjadi angin segar bagi upaya pengembangan pariwisata Kaltim.
Ke depan, Eki berharap promosi yang lebih menyasar pasar internasional serta pembenahan infrastruktur dan fasilitas akan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan Bumi Etam. (*)
Editor : Muhammad Rizki