KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Cuaca tropis yang kerap berubah cepat antara hujan lebat dan terik menyengat membuat tantangan menjaga hunian di Indonesia kian kompleks, khususnya menjaga keutuhan lapisan dinding.
Oleh karenanya, dalam merawat hunian, penting untuk memilih cat yang tak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki pilihan warna yang mampu mendukung durabilitas bangunan.
Misalnya, warna-warna terang bisa mereduksi hawa panas karena bersifat memantulkan cahaya matahari. Warna terang juga bisa meningkatkan suasana hunian sesuai kebutuhan dan preferensi penghuni.
Di tengah kondisi iklim yang makin ekstrem itu, PT Jotun Indonesia melanjutkan ekspansinya ke kawasan timur Indonesia dengan membuka flagship store kelima di Indonesia dan pertama di Kaltim di Samarinda, yang diresmikan pada Selasa (29/4). Hadir juga General Sales Manager Decorative Retail PT Jotun Indonesia.
Toko yang berlokasi di Ruko Alaya Junction, Jalan DI Panjaitan Ruko Bukit Alaya ini bukan sekadar pusat penjualan cat dan pelapis dinding. Melalui kolaborasi dengan mitra lokal Toko Aneka Warna, Jotun menghadirkan Jotun Studio, sebuah ruang konsultasi warna interaktif berbasis teknologi terkini.
Di sana konsumen bisa mendapatkan pengalaman memilih warna secara intuitif, lengkap dengan simulasi warna interior dan eksterior dalam skala besar melalui fitur seperti Inspiration Wall, serta pusat inspirasi warna Jotun Interior & Exterior Color Center (JICC & JECC).
“Memilih warna bukan hanya soal estetika, tapi menciptakan nuansa hunian yang benar-benar feels like home,” ujar Head of Marketing PT Jotun Indonesia, Husodo Hoe, melalui press rilisnya.
Menurut Husodo, pendekatan ini tak hanya mendekatkan produk ke masyarakat Samarinda, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan akan cat yang tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem.
Di kota yang berkembang pesat secara urban dan industri seperti Samarinda, warna terang seperti morning fog atau forest light dan secret green, sederet warna ini tak sekadar menjadi pilihan gaya terkini, tetapi juga membantu mengurangi panas dengan memantulkan cahaya matahari.
Melalui konsultasi langsung dengan tim profesional, pengunjung juga dapat menyesuaikan pilihan cat dengan arah cahaya ruangan, jenis furnitur, hingga karakter ruang. Pendekatan ini diyakini dapat mengurangi risiko kesalahan dalam memilih warna sekaligus menambah nilai fungsional sebuah hunian.
Ekspansi ke Samarinda menjadi bagian dari strategi regional Jotun untuk memperkuat distribusi di luar Jawa, menyusul pembukaan flagship store serupa di Jambi, Medan, Karawang, dan Semarang. Husodo menyebut ekspansi ini penting untuk menjangkau pasar-pasar potensial yang membutuhkan solusi hunian adaptif terhadap iklim tropis ekstrem.
“Melalui teknologi dan desain, kami ingin menghadirkan solusi cat yang tidak hanya tahan lama, tetapi juga mencerminkan identitas dan preferensi masyarakat lokal,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo