Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Konsumsi Rumah Tangga Naik, Daya Beli Warga Kaltim Terdongkrak

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 26 Juni 2025 | 10:05 WIB

Aktivitas jual beli di pasar tradisional di Balikpapan. Kerap meningkat ketika ada momen hari besar.
Aktivitas jual beli di pasar tradisional di Balikpapan. Kerap meningkat ketika ada momen hari besar.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Konsumsi rumah tangga di Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan pertumbuhan pada triwulan I 2025.

Pertumbuhan dipicu oleh momen Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, serta peningkatan daya beli masyarakat yang didorong oleh penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR).

Baca Juga: Iwapi Kaltim Dorong Pengusaha Perempuan Mandiri dan Berdaya Saing, Ini Deretan Programnya

Data yang dirilis Bank Indonesia menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga Kaltim tumbuh sebesar 5,33 persen (year-on-year/yoy). “Lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang berada di angka 4,36 persen (yoy),” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Budi Widihartanto.

Peningkatan tersebut merupakan respons musiman yang selalu menjadi katalis kuat dalam mendongkrak belanja masyarakat. Dijelaskan Budi, bahwa faktor utama pendorong lonjakan konsumsi kali ini adalah penyaluran THR yang memberikan tambahan daya beli secara instan kepada masyarakat.

Ditambah lagi, momen Ramadan dan Idulfitri yang secara historis memang selalu menjadi puncak pengeluaran rumah tangga untuk berbagai kebutuhan, mulai dari makanan, pakaian, transportasi hingga hiburan.

Baca Juga: Siasat Astra Motor Kaltim 1 Maksimalkan Layanan After Sales, Hadirkan Servis Jemput Bola, Bagikan 1.000 Busi Gratis ke Korban Banjir

Kenaikan konsumsi rumah tangga juga tercermin dari membaiknya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE). “Kedua indikator tersebut mencerminkan persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan,” sambungnya.

Keyakinan konsumen meningkat karena situasi ekonomi yang lebih stabil, khususnya inflasi yang relatif terkendali di tengah meningkatnya permintaan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#konsumsi rumah tangga #HBKN #thr 2017