KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Laju konsumsi rumah tangga di Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan II 2025 mengalami moderasi setelah sempat terdongkrak oleh momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri di triwulan sebelumnya.
Berdasarkan laporan terbaru Bank Indonesia (BI), konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 4,58 persen (yoy). Angka itu lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan I 2025 yang mencapai 5,33 persen.
Kepala Kantor Perwakilan (KPw BI) Kaltim Budi Widihartanto menjelaskan, termoderasinya konsumsi rumah tangga terlihat dari turunnya indeks keyakinan konsumen (IKK) dan Indeks Kondisi Ekonomi (IKE).
Baca Juga: Perbankan Tetap Solid, Likuiditas Terjaga dan Kredit Investasi Melonjak 12,42 Persen
“Indeks keyakinan konsumen dan Indeks Kondisi Ekonomi masing-masing turun dari 151,67 dan 153,56 di triwulan sebelumnya menjadi 146,75 dan 149,44,” ujarnya.
Menurut Budi, penurunan tersebut utamanya dipengaruhi normalisasi belanja masyarakat setelah lonjakan konsumsi di momen Idul Fitri. “Penurunan kedua indeks tersebut disebabkan utamanya oleh normalisasi konsumsi masyarakat pasca peningkatan di momen HBKN Idul Fitri pada triwulan sebelumnya,” terangnya.
Meski melambat, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Kaltim, sejalan dengan tren daya beli masyarakat yang tetap positif. (*)
Editor : Muhammad Rizki