KALTIMPOST.ID-Produk makanan ringan hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Balikpapan kian menunjukkan potensinya untuk bersaing di pasar global.
Cita rasa yang khas dan sesuai dengan selera konsumen mancanegara menjadi modal kuat untuk memperluas pasar ekspor.
Kepala Bidang Industri Kecil Menengah Dinas Koperasi UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan Indira Purnamajaya mengatakan, bahwa tren makanan ringan lokal saat ini tidak hanya diminati di dalam negeri. Tetapi juga mulai mendapat sambutan positif dari luar negeri.
“Makanan ringan memiliki potensi ekspor yang besar, terutama ke pasar Asia Tenggara dan Tiongkok, karena profil rasa yang tidak jauh berbeda. Rasa gurih, manis, maupun pedas yang khas Indonesia mudah diterima dan sesuai dengan preferensi mereka. Cocok sama lidah mereka juga,” jelas Indira.
Fakta tersebut menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal tidak kalah dengan negara lain.
“Beberapa kali produk UMKM kita sudah masuk ke pasar internasional, dan sambutannya sangat baik. Ini menjadi modal semangat bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan mutu serta kapasitas produksinya,” tambahnya.
Ia menambahkan, menurutnya, kawasan Timur Tengah juga menjadi salah satu tujuan ekspor yang menjanjikan.
Selain populasi yang besar, masyarakat di sana terhadap cita rasa makanan ringan dari Indonesia terbilang positif.
Menurutnya, peluang tersebut sudah mulai terlihat dari beberapa produk UMKM Balikpapan yang berhasil diekspor meski dalam jumlah kecil.
“Sejumlah produk makanan ringan sudah pernah dikirim ke Malaysia, Timur Tengah, dan Tiongkok. Jumlahnya memang belum besar. Tapi ini menjadi indikator bahwa produk kita bisa diterima di pasar global,” tambahnya.
Produk-produk tersebut antara lain keripik singkong, aneka kue kering, hingga olahan berbahan dasar rumput laut.
Indira menambahkan, pihaknya bersama pemerintah kota berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, mulai pengemasan, sertifikasi halal, hingga perizinan ekspor.
Ia menekankan pentingnya konsistensi kualitas dan inovasi produk agar daya saing tetap terjaga.
“Dengan dukungan yang tepat, saya yakin produk makanan ringan Balikpapan bisa lebih luas menembus pasar ekspor. Sehingga tidak hanya meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, tetapi juga memberi kontribusi bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (rd)
ULIL MUAWANAH
Editor : Romdani.