Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jangan Terlewat Program Gadai dari Pegadaian Tanpa Bunga, Cuman 60 Hari

Nasya Rahaya • Selasa, 7 Oktober 2025 | 20:07 WIB

 

INKLUSI KEUANGAN: Pegadaian menawarkan pinjaman berbasis gadai tanpa bunga hingga 60 hari, berlaku dari Oktober hingga November 2025.
INKLUSI KEUANGAN: Pegadaian menawarkan pinjaman berbasis gadai tanpa bunga hingga 60 hari, berlaku dari Oktober hingga November 2025.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - PT Pegadaian kembali meluncurkan program sosial tahunan bertajuk Gadai Peduli yang memasuki fase ke-12. Program ini menawarkan pinjaman berbasis gadai tanpa bunga (bebas sewa modal) hingga 60 hari, berlaku dari Oktober hingga November 2025.

Program ini menjadi bagian dari dukungan Pegadaian terhadap agenda Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepala Departemen Bisnis Support PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Azwar Chandra Winata, mengatakan Gadai Peduli hadir bukan sekadar promosi, melainkan bentuk komitmen nyata Pegadaian menjangkau masyarakat, khususnya yang belum terlayani layanan keuangan formal.

“Antusiasme masyarakat terhadap program ini terus meningkat setiap tahun. Harapannya, momentum BIK 2025 dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan bebas bunga hingga 60 hari,” ujarnya, Selasa (7/10).

Program Gadai Peduli Fase 12 dirancang dengan skema ringan dan fleksibel. Masyarakat dapat memperoleh pinjaman mulai Rp50 ribu hingga Rp2,5 juta dengan jaminan berupa emas, barang elektronik atau kendaraan bermotor. Program ini berlaku untuk layanan gadai reguler dan harian, khusus bagi nasabah baru maupun nasabah tidak aktif.

Yang menarik, nasabah tidak dikenakan bunga selama dua bulan pertama. Setelah masa bebas bunga berakhir, pinjaman dapat dilanjutkan dengan skema reguler atau ditebus sesuai kemampuan. Program ini tersedia di seluruh outlet Pegadaian di Indonesia.

Menurut Azwar, program ini sejalan dengan misi sosial Pegadaian sebagai bagian dari BUMN dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Melalui program ini, Pegadaian menargetkan kelompok masyarakat rentan, pekerja informal, pelaku UMKM, dan masyarakat berpenghasilan rendah yang kerap kesulitan mengakses layanan keuangan konvensional.

“Gadai Peduli mendukung penguatan ekonomi mikro dan ultra mikro, sekaligus membantu masyarakat mengatasi kebutuhan mendesak tanpa beban bunga,” jelasnya.

Sejak pertama kali diluncurkan, program ini telah menjangkau jutaan masyarakat dan memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga, terutama pada masa pandemi dan pasca-pandemi.

Sebagai anak perusahaan dari Holding Ultra Mikro BUMN di bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Pegadaian terus menghadirkan inovasi layanan keuangan yang mudah dan terjangkau.

Dengan lebih dari 4.000 outlet di seluruh Indonesia, Pegadaian tak hanya berperan sebagai lembaga gadai, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun masa depan keuangan.

Masyarakat dapat langsung mendatangi outlet Pegadaian terdekat untuk mengikuti program ini. “Cukup membawa barang jaminan dan identitas diri, prosesnya cepat dan mudah,” tambah Azwar. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Gadai Peduli #gadai tanpa bunga #pinjaman #pegadaian #kaltim #balikpapan