Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pemerintah Balikpapan Dorong Masyarakat Cintai Produk UMKM Lokal

Ulil Mu'Awanah • Senin, 13 Oktober 2025 | 06:10 WIB
DUKUNGAN: Pemerintah Balikpapan mengalokasikan anggaran Rp 8 miliar untuk mendukung pengembangan 87.000 UMKM yang tersebar di seluruh kota.
DUKUNGAN: Pemerintah Balikpapan mengalokasikan anggaran Rp 8 miliar untuk mendukung pengembangan 87.000 UMKM yang tersebar di seluruh kota.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan berupaya menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal. Langkah ini dilakukan dengan berbagai strategi, mulai dari promosi, pelatihan, hingga kolaborasi bersama dunia usaha dan stakeholder lainnya.

Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruressandy Setya Kesuma mengatakan, pihaknya ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap produk hasil karya pelaku UMKM Balikpapan. Menurutnya, masyarakat perlu disadarkan bahwa produk lokal tidak kalah bersaing dari segi kualitas maupun inovasi.

“Kami ingin masyarakat memiliki kebanggaan tersendiri terhadap produk lokal. Terlebih, UMKM Balikpapan punya potensi besar," tuturnya.

Heruressandy menambahkan, berbagai kegiatan promosi rutin dilakukan, termasuk menggandeng pihak swasta, CSR dan komunitas lokal. Melalui acara pameran, festival kuliner dan bazar ekonomi kreatif, pelaku UMKM diajak untuk aktif memasarkan produknya.

“Promosi menjadi salah satu cara paling efektif. Kami mendorong pelaku UMKM untuk tidak hanya berjualan, tapi juga membangun branding agar produk mereka dikenal lebih luas,” timpalnya.

Dukungan bagi sektor kuliner juga menjadi salah satu fokus utama. Ia mengakui bahwa saat ini banyak UMKM kuliner baru bermunculan di Balikpapan, terutama di kawasan pesisir dan pusat kota. Beberapa bahkan telah mendapat perhatian dari pihak luar, baik Asia maupun timur tengah untuk promosi kuliner.

“Ini menunjukkan bahwa produk lokal mulai dilirik dunia luar. Namun tentu kami ingin seluruh UMKM, tidak hanya kuliner, bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” jelasnya.

Heruressandy juga mengungkapkan bahwa tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk mendukung pengembangan 87.000 UMKM yang tersebar di seluruh kota. Saat ini, penyerapan anggaran telah mencapai sekitar 80 persen dan diharapkan tuntas pada akhir tahun.

Selain pembiayaan, DKUMKMP juga aktif mengembangkan kompetensi pelaku usaha melalui pelatihan dan sertifikasi bagi para pengrajin, pengusaha kuliner, hingga pelaku industri kreatif. “Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tapi juga naik kelas. Dengan pelatihan, promosi, dan kolaborasi, kami berharap produk Balikpapan bisa semakin dikenal dan dicintai masyarakat,” tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#produk lokal #promosi #umkm #balikpapan