KALTIMPOST.ID-Peran APBN di Kaltim terus menjadi instrumen utama dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.
Melalui berbagai program, pemerintah memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Timur Edih Mulyadi mengatakan, bahwa pelaksanaan APBN di Kaltim tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk memperkuat daya tahan masyarakat.
“APBN menjadi instrumen penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemerintah,” ujarnya.
Sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama. Realisasi anggaran fungsi pendidikan di Kaltim mencapai Rp 5,78 triliun.
Anggaran itu digunakan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, bantuan operasional sekolah, serta dukungan pembiayaan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa.
Di bidang kesehatan, pemerintah juga menyalurkan anggaran Rp 1,55 triliun. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan layanan kesehatan dasar, mendukung penurunan angka stunting, serta memperkuat fasilitas kesehatan di daerah.
Selain itu, program perlindungan sosial seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan sembako, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa terus disalurkan kepada masyarakat.
“Program perlindungan sosial berfungsi menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak inflasi,” kata Edih.
Dia menyebut, peran APBN juga tercermin dari penurunan angka kemiskinan di Kaltim. Berdasarkan data terbaru, tingkat kemiskinan turun menjadi 5,91 persen, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya sebesar 6,27 persen.
“APBN mendukung pencapaian target pembangunan daerah melalui belanja yang berpihak kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain bantuan sosial, penyaluran dana desa juga menjadi salah satu bentuk nyata dukungan APBN terhadap masyarakat.
Hingga triwulan ketiga, realisasi penyaluran dana desa di Kaltim mencapai Rp 671 miliar atau sekitar 72 persen dari alokasi.
Dana itu digunakan untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan infrastruktur di desa.
Edih menegaskan, peran APBN bukan hanya menjaga stabilitas fiskal, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. (rd)
RADEN RORO MIRA
Editor : Romdani.