KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pergerakan kunjungan wisatawan di Kalimantan Timur kembali memberi warna baru pada akhir kuartal ketiga 2025. Dinamika aktivitas para pelancong, baik asing maupun domestik, mencerminkan situasi perhotelan yang perlahan stabil.
Di balik kondisi tersebut, laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan perubahan menarik terkait perilaku menginap para tamu hotel berbintang di wilayah itu.
Baca Juga: TPK Hotel Berbintang di Kaltim Merangkak Naik, Angka September 2025 Bikin Penasaran
Pada September 2025, tamu asing mencatat rata-rata lama menginap 1,68 hari. Angka ini meningkat dari bulan sebelumnya yang berada di posisi 1,54 hari.
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyebut kenaikan tersebut menandakan aktivitas perjalanan wisatawan mancanegara mulai konsisten setelah sempat berfluktuasi di awal tahun.
Sementara itu, tamu domestik memiliki rata-rata lama tinggal 1,52 hari. Catatan tersebut sedikit menurun dibanding Agustus 2025 yang mencapai 1,56 hari.
Meski begitu, jika digabungkan, rata-rata lama menginap seluruh tamu hotel berbintang di Kaltim pada September 2025 tetap stabil di angka 1,53 hari.
Menurut BPS, pergerakan tamu asing pada periode tersebut memang belum tinggi. Namun, durasi menginap bertambah karena sebagian besar kunjungan berkaitan dengan kegiatan usaha dan penugasan jangka menengah.
Sebaliknya, tamu domestik cenderung memiliki durasi tinggal lebih pendek karena perjalanan mereka didominasi urusan pekerjaan singkat dan agenda pemerintahan.
Baca Juga: Tamu dari Sektor Migas Topang Kinerja Industri Perhotelan di Balikpapan
Secara tahunan, September 2025 juga mencatat peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Rata-rata lama menginap naik dari 1,50 hari pada September 2024 menjadi 1,53 hari pada tahun ini, menunjukkan stabilitas sektor perhotelan di Kaltim. (*)
Editor : Ery Supriyadi