Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Lemak Nabati Melonjak 104 Persen, Dongkrak Ekspor Nonmigas Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 3 Desember 2025 | 18:20 WIB

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Pergerakan ekspor nonmigas Kalimantan Timur pada Oktober 2025 menunjukkan dinamika. Bukan hanya meningkat, tetapi juga didorong oleh lonjakan besar pada salah satu kelompok komoditas utama.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana mengungkapkan, peningkatan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Oktober 2025 terhadap September 2025 terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati yang naik USD115,92 juta (104,93 persen).

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami tekanan. “Penurunan nilai ekspor terdalam terjadi pada golongan barang bahan kimia organik sebesar USD6,21 juta (38,31 persen),” tergas Yusniar.

Kelompok ampas dan sisa industri makanan juga bergerak negatif, dengan penurunan USD0,47 juta atau 27,49 persen. Membuat keseluruhan kinerja nonmigas tampak beragam antar komoditas.

Baca Juga: Ekspor Kaltim Melonjak 11,23 Persen: Ditopang Kenaikan Migas dan Nonmigas  

Sejumlah komoditas lain justru mencatat pertumbuhan yang cukup kuat. Kelompok berbagai produk kimia naik USD12,23 juta atau 28,17 persen, sementara bahan bakar mineral meningkat USD9,97 juta atau 0,79 persen. Selain itu, kategori garam, belerang, batu, dan semen turut menguat 28,57 persen, disusul bahan anyaman nabati yang tumbuh 14,78 persen.

Pada sisi lain, kapal dan struktur terapung membukukan kenaikan paling tinggi secara persentase, yakni 122,73 persen, meskipun kontribusinya terhadap total nonmigas masih sangat kecil.

Jika ditarik secara kumulatif Januari-Oktober 2025, ekspor nonmigas Kaltim tetap menunjukkan pola yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya. Komoditas energi masih menjadi tulang punggung. “Golongan barang yang memberikan andil terbesar terhadap total ekspor nonmigas adalah golongan barang bahan bakar mineral dengan kontribusi sebesar 77,08 persen,” ujar Yusniar.

Baca Juga: 501 Pemda Sudah Go Digital, Pemerintah Beberkan Dampaknya ke Ekonomi Daerah

Lemak dan minyak hewani/nabati berada di posisi kedua dengan kontribusi 13,60 persen, diikuti pupuk sebesar 3,42 persen, serta berbagai produk kimia 2,56 persen. Total sepuluh golongan barang itu menyumbang 99,27 persen dari seluruh ekspor nonmigas.

Meski terjadi peningkatan bulanan sebesar 8,82 persen, nilai ekspor nonmigas pada Januari-Oktober 2025 masih turun 14,80 persen dibanding periode yang sama pada 2024. Penurunan terlihat pada beberapa komoditas strategis seperti bahan bakar mineral, bahan kimia anorganik, dan ampas industri makanan.

Namun, kenaikan besar pada lemak dan minyak nabati di Oktober memberi sentimen positif menjelang akhir tahun. Kombinasi komoditas energi dan produk turunan minyak nabati masih menjadi andalan utama ekspor nonmigas Kaltim. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#BPS KALTIM #kaltim #ekspor nonmigas