Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pegadaian Genjot Literasi Keuangan Gen Z di Sekolah dan Kampus

Nasya Rahaya • Sabtu, 13 Desember 2025 | 00:41 WIB
KONSISTEN: PT Pegadaian Area Samarinda kembali turun ke sekolah dan kampus untuk menggelar program Pegadaian Mengajar sepanjang November–Desember 2025.
KONSISTEN: PT Pegadaian Area Samarinda kembali turun ke sekolah dan kampus untuk menggelar program Pegadaian Mengajar sepanjang November–Desember 2025.

SAMARINDA – Arus digitalisasi yang kian deras membuat generasi muda dituntut semakin cerdas mengelola keuangan. Melihat kebutuhan itu, PT Pegadaian Area Samarinda kembali turun ke sekolah dan kampus untuk menggelar program Pegadaian Mengajar sepanjang November–Desember 2025.

Empat institusi pendidikan menjadi lokasi pelaksanaan, yakni FKIP Universitas Mulawarman (Unmul), Fakultas Kedokteran Unmul, SMA Negeri 13 Samarinda, dan SMA Negeri 10 Samarinda. Sejumlah cabang Pegadaian di bawah Area Samarinda terlibat langsung memberikan edukasi keuangan secara interaktif kepada para pelajar dan mahasiswa.

Program ini menyasar Generasi Z—kelompok yang hidup dalam ekosistem serba digital, transaksi serba cepat, dan tantangan konsumsi online yang terus meningkat. Kondisi tersebut membuat kemampuan literasi keuangan jadi kebutuhan mendesak.

“Generasi muda hari ini tidak hanya harus paham teknologi, tapi juga harus bisa mengambil keputusan finansial yang sehat,” ujar Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Samarinda, Andika Dwi Prasetyo, kemarin (12/12).

Dalam setiap sesi, peserta diajak memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan digital: mulai dari keamanan data, pembelian online, biaya langganan aplikasi, hingga manajemen pengeluaran berbasis gaya hidup.

Pegadaian juga memperkenalkan berbagai produk keuangan formal seperti tabungan emas, pembiayaan yang sehat, hingga investasi berbasis aset.

Tak kalah penting, Pegadaian memberi peringatan mengenai maraknya pinjaman online ilegal. Pelajar dan mahasiswa dibekali kemampuan membedakan layanan keuangan formal dan nonformal, serta diperkenalkan alternatif pembiayaan yang aman dan legal.

Metode penyampaian dibuat lebih relevan bagi generasi muda. Peserta diajak mengikuti studi kasus, simulasi perencanaan keuangan, dan diskusi mengenai tren industri fintech yang berkembang pesat di Indonesia.

Lebih jauh, program ini juga menjadi sarana memperkenalkan transformasi digital yang tengah dijalankan Pegadaian. Mulai dari aplikasi Pegadaian Digital, integrasi pembayaran online, hingga inovasi berbasis teknologi yang membuat layanan semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Transformasi digital tidak hanya soal teknologi. Yang lebih penting adalah kesiapan masyarakat—terutama generasi muda—untuk mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Andika.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menambahkan bahwa Pegadaian Mengajar merupakan strategi perusahaan memperluas dampak sosial di sektor pendidikan.

“Program ini adalah komitmen Pegadaian untuk membentuk generasi muda yang bukan hanya melek teknologi, tetapi juga kuat secara literasi finansial,” tegasnya.

Pegadaian Area Samarinda berencana memperluas program ini ke lebih banyak sekolah dan kampus pada 2026. Materi edukasi akan disesuaikan mengikuti perkembangan teknologi, tren ekonomi digital, serta tantangan finansial yang dihadapi anak muda.

Harapannya, generasi Z Samarinda tidak hanya aktif di dunia digital, tetapi juga bijak mengelola pengeluaran, memahami risiko, dan mampu membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Pegadaian Mengajar #pegadaian #samarinda