KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Astra Group Balikpapan bersama AHEMCE, SERA Group serta Ditpolairud Polda Kaltim menanam 1.000 pohon mangrove di kawasan pesisir, sebagai langkah strategis menghadapi ancaman abrasi dan degradasi lingkungan yang semakin nyata.
Berbeda dari kegiatan penghijauan biasa, aksi bertajuk Mangrove Tree Planting ini menjadi bagian dari “Sustainable Growth Collaboration”, gerakan lintas entitas Astra mulai dari Pama, United Tractors, UTPE, Komatsu Reman, Bina Pertiwi, TRAC, Selog, Ibid, hingga Astra Group Balikpapan.
Kolaborasi masif ini mendorong percepatan pemulihan pesisir melalui penanaman tiga jenis mangrove utama yakni Rhizophora Mucronata, Rhizophora Apiculata, dan Avicenia Lanata.
Koordinator Wilayah Astra Group Balikpapan Arief Rachman Putrady menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar program CSR, melainkan investasi jangka panjang bagi keselamatan pesisir.
Baca Juga: Pegadaian Genjot Literasi Keuangan Gen Z di Sekolah dan Kampus
“Lingkungan pesisir adalah benteng alami yang tidak bisa digantikan teknologi apa pun. Dengan menanam mangrove, kami menanam masa depan melindungi masyarakat, menjaga ekosistem laut, dan memastikan kawasan pesisir tetap produktif,” kata Arief.
Menurut Arief, kolaborasi bersama Ditpolairud Polda Kaltim juga memiliki nilai strategis. Selain memperkuat pengawasan wilayah perairan, kerja sama ini mempererat sinergi swasta aparat dalam menjaga kawasan yang rentan perubahan alam.
“Kami sangat menghargai dukungan Ditpolairud. Penanaman ini menjadi simbol bahwa perlindungan pesisir adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu pihak,” ungkapnya.
Ditpolairud Polda Kaltim yang selama ini terlibat aktif dalam menjaga keamanan dan kelestarian laut, mendukung penuh langkah ini karena mangrove terbukti menjadi tameng alami terhadap gelombang dan abrasi. Rehabilitasi mangrove juga berperan menambah stok oksigen, menjadi tempat berkembang biak ikan dan biota laut, sekaligus memperbaiki kualitas perairan.
Baca Juga: 704 Penyuluh Kaltim Diambil Alih Pusat Mulai 2026, Apa Dampaknya?
Astra Group Balikpapan berharap program ini dapat memicu kesadaran publik terhadap peran krusial mangrove. Keberadaan vegetasi pesisir tak hanya menjaga daratan dari kikisan ombak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui ekowisata, perikanan, hingga penelitian lingkungan.
“Ini bukan kegiatan seremonial. Kami ingin masyarakat melihat bahwa mangrove adalah penopang keberlanjutan. Aksi ini kami lakukan sebagai wujud nilai Astra Catur Dharma memberi manfaat bagi bangsa dan negara,” tegas Arief.
Dengan penanaman 1.000 mangrove tersebut, Astra Group dan mitra berharap ekosistem pesisir Kaltim semakin kuat menghadapi perubahan iklim, sembari menciptakan ruang tumbuh bagi kehidupan laut di masa depan. (*)