KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Desa Batuah di Kutai Kartanegara punya alasan baru untuk disinggahi pada momen libur Natal dan tahun baru kali ini. Sebab di sana ada Emastri Park, destinasi wisata keluarga yang sedang naik daun.
Cocok bagi warga yang ingin liburan seru tanpa harus merogoh kocek dalam. Cukup Rp 15 ribu, pengunjung sudah mendapat tiket masuk sekaligus akses kolam renang.
Terletak di Jalan Soekarno-Hatta KM 17, kawasan wisata seluas lima hektare ini menyuguhkan wahana alam, taman buah, hingga spot foto yang rapi. Namun yang paling mencuri perhatian tetap ikon utamanya yakni Rainbow Slide, seluncuran warna-warni sepanjang 52 meter yang menjadi favorit anak-anak maupun orang dewasa.
Menggunakan ban khusus yang empuk, sensasi meluncur terasa aman dan nyaman. Karena peminatnya terus meningkat, pihak pengelola tengah menyiapkan perpanjangan lintasan menjadi 70 meter lebih. “Animo pengunjung tinggi sekali, terutama akhir pekan,” ujar pemilik Emastri Park, Lizar Gunawan. Wahana ini dibanderol Rp 30 ribu untuk tiga kali luncur.
Selain Rainbow Slide, dua wahana baru yang langsung menarik perhatian adalah Flyingfox dan Ayunan Langit, masing-masing dengan tarif Rp 30 ribu. Untuk masa liburan Natal dan Tahun Baru, Emastri menyediakan promo khusus yakni Paket Seru Rp 50 ribu bisa akses Flyingfox dan Ayunan Langit, Paket Extrem Rp 80 ribu bisa akses Flyingfox, Ayunan Langit, Kora-kora, dan Rainbow Slide.
Untuk grup sekolah ada juga disediakan Paket Sekolah Rp 30 ribu/anak (minimal 20 siswa) sudah dapat akses kolam renang, Rainbow Slide, plus 3 tiket gratis untuk guru. Tak berhenti di situ, tahun depan Emastri menargetkan hadirnya wahana tambahan seperti Mini Soccer dan pemancingan.
Untuk wisatawan yang ingin bermalam, tersedia sembilan cottage, enam di antaranya dibuka untuk umum dengan tarif Rp 600 ribu per malam. Namun ada aturan khusus. “Kami batasi hanya untuk keluarga resmi. Kami ingin tempat ini tetap aman dan tidak disalahgunakan,” tegas Lizar.
Emastri juga menjadi lokasi favorit untuk kegiatan outdoor. Mereka menyediakan aula terbuka beralaskan rumput sintetis lengkap dengan kursi dan meja yang cocok untuk acara keluarga, rapat komunitas, hingga resepsi pernikahan sederhana. Ada pula hammock seharga Rp 10 ribu untuk bersantai menikmati udara Batuah.
Bagi penyuka petualangan, tersedia paket camping super murah Rp 90 ribu, sudah termasuk empat tiket masuk, akses kolam renang, dan area camping untuk satu tenda.
Keberadaan Emastri lahir dari inisiatif Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, yang meminta Lizar mengembangkan destinasi wisata untuk warganya. “Tempat ini ada berkat dorongan beliau dan dukungan pemerintah desa,” kata Lizar.
Selain fokus pada wisata, Emastri juga bergerak dalam pendidikan. Bersama istrinya, Triana, mereka membuka kelas bahasa Inggris dua kali seminggu untuk siswa SD/MI. Program enam bulan dihargai Rp 1,5 juta, atau cicilan Rp 350 ribu. Lulusan dua modul mendapat sertifikat resmi dari Desa Bahasa Borobudur, Magelang.
Untuk sementara, akses menuju Emastri masih melalui jalan masuk SMK 1 Loa Janan. Akses khusus sedang dibangun agar lebih nyaman. Dengan ragam wahana, harga ramah kantong, hingga paket sekolah yang lengkap, Emastri Park siap menjadi destinasi utama libur sekolah dan Nataru tahun ini. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo