KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Dukungan pembiayaan perumahan dan penguatan ekonomi desa di Kalimantan Timur terus diperkuat melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim Edih Mulyadi menyampaikan, hingga 30 November 2025, program FLPP telah menyalurkan pembiayaan untuk 2.075 unit rumah yang tersebar di 97 lokasi pada sembilan kabupaten/kota. “Total penyaluran FLPP mencapai Rp 269,53 miliar,” ungkap Edih.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) sepanjang 2025, program FLPP sejatinya telah dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Namun, hingga saat ini, Mahakam Ulu masih belum mencatatkan realisasi pelaksanaan program tersebut.
“Belum adanya realisasi FLPP di Mahakam Ulu disebabkan pertimbangan investor atau pengembang yang menyesuaikan dengan kondisi supply dan demand perumahan di wilayah tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, penguatan ekonomi berbasis koperasi menunjukkan capaian positif. Tercatat sebanyak 1.037 unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih telah terbentuk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.033 koperasi telah memiliki akun Simkopdes atau microsite. Menurut Edih, kondisi itu mencerminkan tingginya tingkat adopsi digital koperasi di daerah.
Selain itu, sebanyak 201 koperasi telah memiliki minimal satu gerai, dengan total 244 gerai koperasi tercatat aktif hingga akhir November 2025. (*)
Editor : Dwi Restu A