KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja perbankan di Kalimantan Timur hingga Oktober 2025 tetap menunjukkan penguatan, ditopang pertumbuhan aset, dana pihak ketiga, serta ekspansi kredit yang masih terjaga di tengah tantangan ekonomi global.
Disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) Parjiman menyampaikan, hingga Oktober 2025 total aset perbankan tercatat Rp179 triliun, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp161 triliun.
Dari sisi penyaluran pembiayaan, nominal kredit berdasarkan lokasi bank tumbuh 17,36 persen secara tahunan menjadi Rp110 triliun. Sementara itu, kredit berdasarkan lokasi proyek tercatat tumbuh 4,53 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp192 triliun.
Meski pertumbuhan tahunan menunjukkan perlambatan pada beberapa indikator, dia menilai fungsi intermediasi perbankan masih berjalan dengan baik dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
Dari sisi risiko, kredit investasi tercatat sebagai jenis kredit dengan tingkat risiko paling rendah. "Nilai Non Performing Loan (NPL) kredit investasi berdasarkan lokasi bank tercatat sebesar Rp0,40 triliun atau 0,82 persen," terangnya.
Sementara berdasarkan lokasi proyek, NPL kredit investasi tercatat sebesar Rp0,56 triliun atau setara 0,61 persen dari total kredit investasi.
"NPL kredit konsumtif dan modal kerja masih terjaga di bawah 5 persen, baik berdasarkan lokasi bank maupun lokasi proyek,” lanjutnya. Menandakan stabilitas sistem keuangan daerah tetap terjaga. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo