Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jelang Tutup Tahun, Disdag Lakukan Pengawasan Harga dan Siapkan Pasar Murah

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 30 Desember 2025 | 19:51 WIB
PENGAWASAN: Dinas Perdagangan Balikpapan terus memperkuat langkah pengawasan harga serta menjaga kelancaran distribusi pangan.
PENGAWASAN: Dinas Perdagangan Balikpapan terus memperkuat langkah pengawasan harga serta menjaga kelancaran distribusi pangan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Sebelum menghadapi momentum akhir tahun dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, Dinas Perdagangan Balikpapan terus memperkuat langkah pengawasan harga serta menjaga kelancaran distribusi pangan.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga dan pasokan barang kebutuhan pokok tersedia secara cukup.

Selain itu, pihak Dinas Perdagangan secara aktif mendorong para pelaku usaha agar tidak menaikkan harga secara sepihak, terutama menjelang periode-periode rawan inflasi seperti akhir tahun dan bulan puasa.

“Kita dorong juga para pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga. Kita lakukan monitoring dan evaluasi ke para agen, distributor, kemudian pedagang untuk saling mengingatkan,” ucap Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri.

Selain pengawasan langsung ke lapangan, Disdag juga telah melaksanakan kegiatan pasar murah sebagai salah satu langkah konkret membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Program serupa direncanakan kembali digelar menjelang Ramadhan mendatang.

“Ya ada nanti di bulan puasa, ada nanti kita laksanakan pasar murah lagi. Hanya belum ditentukan jadwalnya,” katanya.

Menurut Haemusri, pasar murah menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan. Program ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan harga akibat meningkatnya permintaan.

Meski kondisi pasokan secara umum dinilai aman, Disdag tetap mewaspadai potensi gangguan distribusi, khususnya akibat faktor cuaca. Musim hujan yang tengah berlangsung dikhawatirkan dapat memengaruhi kelancaran distribusi pangan dari daerah pemasok utama seperti Jawa dan Sulawesi.

“Yang kita waspadai itu karena kita enggak tahu ya, masalah distribusi pangan yang dari Jawa dan Sulawesi ini apa lancar atau gimana. Bulan-bulan ini kan lagi musim hujan, jadi akan berpengaruh pada pangan kita,” jelas Haemusri.

Kendati demikian, ia berharap kondisi distribusi tetap berjalan lancar sehingga tidak memicu kelangkaan maupun lonjakan harga di tingkat konsumen. “Tapi mudah-mudahan lancar-lancar aja,” tambahnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#harga #akhir tahun #distribusi pangan #pasar murah #bahan pokok #dinas perdagangan #balikpapan