KALTIMPOST.ID, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (9/1/2026) dengan performa yang cukup mencuri perhatian.
IHSG dibuka menguat hingga sekitar 0,5%–0,6%, bergerak di kisaran 8.965–8.981, dan sempat menyentuh area mendekati 8.980.
Aktivitas perdagangan pun langsung ramai, dengan lebih dari 1,5 miliar saham berpindah tangan hanya dalam waktu singkat.
Pergerakan paling mencolok justru datang dari saham-saham tertentu yang melonjak dua digit.
Baca Juga: Harga Perak Hari Ini, Jumat 9 Januari 2025: Anjlok di Tengah Kelangkaan, Ada Apa?
Beberapa emiten mencatat kenaikan harga 14% hingga hampir 20%, sebuah lonjakan yang jarang terjadi dalam waktu singkat.
Beberapa saham yang langsung mencuri perhatian pelaku pasar, antara lain INDS yang melonjak tajam hingga mendekati 20%, RLCO yang mendadak menjadi perbincangan karena kenaikannya yang agresif. MKAP, KOCI, dan FOLK yang ikut terbang tinggi di awal sesi
Meski indeks menguat, analis mencatat ada tanda kehati-hatian. Secara teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan pola yang mengisyaratkan pasar sedang berada di area jenuh beli.
Baca Juga: Bukan karena Langka, Ternyata Ini Alasan Harga Perak Dunia Terus 'Meledak' di 2026!
Beberapa analis memproyeksikan IHSG masih berpotensi bergerak fluktuatif, dengan area support di sekitar 8.859 dan resistance mendekati 8.994. Artinya, ruang naik masih ada, tetapi tidak tanpa risiko koreksi.
Rupiah Melemah, Bursa Asia Menguat Tipis
Di saat IHSG menguat, nilai tukar rupiah justru sedikit tertekan dan bergerak di kisaran Rp16.798 per dolar AS. Kondisi ini membuat sebagian pelaku pasar mulai melirik strategi diversifikasi.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 9 Januari: UBS dan Galeri 24 Tak Lagi di Puncak
Sementara itu, bursa Asia pagi ini bergerak relatif positif:
- Jepang dan Hong Kong menguat
- China mencatat kenaikan moderat
- Singapura justru melemah tipis
Kondisi regional yang cenderung stabil ikut membantu sentimen pasar domestik.
Investor Mulai Melirik Aset Alternatif, Termasuk Harga Perak Hari Ini
Menariknya, di tengah naiknya IHSG dan pelemahan rupiah, sebagian investor mulai melirik aset alternatif.
Baca Juga: Minat Gen Z Menabung Emas Menguat, Terjadi Hampir di Seluruh Daerah Tak Hanya Kota-Kota Besar
Salah satu yang kembali diperbincangkan adalah harga perak hari ini, yang sering dianggap sebagai aset pelindung nilai saat pasar bergerak tidak menentu.
Meski tidak selalu bergerak searah dengan saham, perak kerap menjadi perhatian saat nilai tukar berfluktuasi, pasar saham berada di level tinggi, dan investor mencari diversifikasi risiko
Jadi, pembukaan IHSG yang menguat hari ini memberi sentimen positif, terutama dengan lonjakan saham-saham tertentu yang mencuri perhatian. ***
Editor : Dwi Puspitarini