KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Lion Air Group semakin serius melirik peluang bisnis penerbangan di Kalimantan Timur. Sekaligus memfasilitasi masyarakat untuk semakin mudah terbang dari dan menuju Bumi Etam.
Kepala Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Ferdinan Nurdin menyebutkan, Lion Air Group membuka penerbangan rute Balikpapan-Samarinda-Maratua melalui Wings Air, Jumat (16/1).
Jenis pesawat ATR 72 dengan kapasitas 72 penumpang. Frekuensi penerbangan tiga kali dalam seminggu. “Itu langkah strategis bagi masa depan konektivitas udara di Pulau Kalimantan,” katanya.
Rapat secara daring telah dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan penerbangan. Mulai Dinas Perhubungan Kaltim dan Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan. Kemudian Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Bandara APT Pranoto, Bandara Kalimarau Berau, Bandara Maratua, dan maskapai Smart Aviation.
Sebelumnya rencana awal yakni membuka rute perintis Berau-Maratua. Namun, setelah pembahasan lebih lanjut, hasilnya menjadi rute penerbangan Balikpapan-Samarinda-Maratua. “Orientasi jangka panjang agar setiap rute yang dibuka benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” bebernya. Sehingga perlu pembahasan komprehensif dan teknis.
Menurutnya, dunia penerbangan tidak hanya sekadar tentang pesawat. Namun, jauh lebih besar tentang denyut nadi pembangunan, penggerak ekonomi, dan jembatan peradaban antar-daerah.
Termasuk mendukung mobilitas yang ingin menikmati pariwisata bahari Kalimantan Timur. “Wings Air juga berencana membuka rute Berau-Tarakan dan Tanjung Selor-Balikpapan,” tuturnya.
Lalu rencana penambahan frekuensi penerbangan rute Berau-Balikpapan oleh Super Air Jet. “Kalau sekarang frekuensi rute hanya dua kali, nanti akan menjadi tiga kali dalam sehari,” tuturnya.
Serta kabar terbaru rencana Lion Air Group ingin membuka rute penerbangan internasional Samarinda-Kuala Lumpur pada Februari 2026. Semua untuk mendongkrak jumlah penumpang. (*)
Editor : Dwi Restu A