Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sektor Pertanian Serap Tenaga Kerja Terbanyak dari Investasi PMDN Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 14 Januari 2026 | 16:57 WIB
SERAP NAKER: Dari sisi penyerapan tenaga kerja, subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan yang banyak menyerap tenaga kerja.
SERAP NAKER: Dari sisi penyerapan tenaga kerja, subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan yang banyak menyerap tenaga kerja.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Di balik derasnya arus investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kalimantan Timur hingga Triwulan III 2025, sektor padat karya masih menjadi penyumbang terbesar dalam penyerapan tenaga kerja Indonesia (TKI). Data menunjukkan, subsektor tanaman Pangan, perkebunan, dan peternakan menempati posisi teratas.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Fahmi Prima Laksana menyampaikan bahwa penyerapan tenaga kerja dari realisasi PMDN masih didominasi sektor primer. “Dari sisi penyerapan tenaga kerja, terdistribusi pada subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan yang menyerap tenaga kerja Indonesia paling banyak yaitu 9.032 orang atau 58,08 persen dari total jumlah tenaga kerja Indonesia yang terserap melalui tambahan investasi PMDN,” ungkapnya.

Berdasarkan tabel realisasi investasi, subsektor itu tercatat memiliki 307 proyek dengan nilai investasi mencapai Rp 2,5 triliun. Meski bukan yang tertinggi dari sisi nilai investasi, sektor itu terbukti memberikan dampak langsung pada penciptaan lapangan kerja.

Sektor pertambangan berada di posisi kedua dalam penyerapan tenaga kerja. Fahmi menyebutkan, subsektor tersebut menyerap hampir dua ribu tenaga kerja lokal. “Selanjutnya subsektor Pertambangan menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 1.926 orang atau 12,38 persen dari total seluruh tenaga kerja Indonesia yang terserap,” katanya.

Data BKPM menunjukkan, sektor pertambangan juga mencatat penggunaan 5 tenaga kerja asing (TKA) dari total 21 TKA yang terserap di seluruh sektor PMDN Kaltim hingga Triwulan III 2025. Sementara itu, sektor perdagangan dan reparasi menempati posisi ketiga dalam penyerapan tenaga kerja. “Subsektor perdagangan dan reparasi menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 1.758 orang atau 11,30 persen,” ujar Fahmi.

Secara keseluruhan, realisasi PMDN Kaltim hingga Triwulan III 2025 telah menyerap 15.552 tenaga kerja Indonesia dan 21 tenaga kerja asing. (*)

Editor : Ismet Rifani
#dpmptsp kaltim #Fahmi Prima Laksana #Investasi PMDN